Ganjil Genap di Tol Tambun, BPTJ Siapkan 13 Bus Premium

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rambu peringatan pelat kendaraan dipasang di depan GT Bekasi Barat. Senin, 12 Maret 2018. Tempo/Adi warsono

    Rambu peringatan pelat kendaraan dipasang di depan GT Bekasi Barat. Senin, 12 Maret 2018. Tempo/Adi warsono

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menyiapkan 13 bus premium pada saat pemberlakuan ganjil genap di gerbang Tol Tambun pada Desember mendatang. 

    Baca: Pengamat: Kini Saatnya DKI Berlakukan Ganjil Genap Sepeda Motor

    "Kami sudah mempersiapkan kompensasi untuk mereka agar berpindah ke angkutan umum, kami menyediakan sekitar 13 armada bus premium yang nanti akan melayani dari Tambun beberapa titik di Jakarta," kata Kepala Humas BPTJ Budi Rahardjo kepada Antara di Jakarta, Jumat, 23 November 2018.

    Budi menyebutkan sebelumnya sudah disediakan empat bus. Pada Desember 2018, jumlah bus ditambah menjadi 13 bus.

    "Masih terbuka kita akan tambah lagi apabila permintaannya meningkat," katanya.

    Pelaksanaan ganjil-genap di Tol Tambun akan diberlakukan secara bertahap, yaitu 3-14 Desember akan dilakukan pengalihan arus.

    "Bagi kendaraan yang plat nomornya tidak sesuai dengan tanggal, kita alihkan," katanya.

    Mulai 17 Desember 2018, akan diberlakukan sanksi tilang bagi yang melanggar kebijakan ganjil genap.

    Baca: Ganjil Genap di Jakarta, Penjualan Mobil Bekas Naik 20 Persen

    Saat ini, Budi mengatakan sudah melakukan sosialisasi ganjil genap dengan sejumlah cara, baik dengan papan elektronik di gerbang tol Tambun serta flyer. "Petugas setiap pagi di sana menyampaikan pesan yang sama dan juga dia menyampaikan informasi langsung tentang rencana kebijakan tersebut, spanduk pasang juga sekitar pintu tol minggu depan mulai menyebarkan flyer," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.