Dai Dilaporkan Hina Jokowi, Polisi Cari Pengunggah Video

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bahar bin Smith (tengah) memasuki gedung saat akan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018. Dalam video yang dijadikan bukti oleh para pelapor, Bahar menyinggung soal Jokowi saat mengisi acara Maulid Nabi di Darussalam Satu, Batuceper, Tangerang, Banten pada 17 November 2018. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    Bahar bin Smith (tengah) memasuki gedung saat akan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018. Dalam video yang dijadikan bukti oleh para pelapor, Bahar menyinggung soal Jokowi saat mengisi acara Maulid Nabi di Darussalam Satu, Batuceper, Tangerang, Banten pada 17 November 2018. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi mencari pengunggah video ceramah Muhammad Bahar bin Smith yang isinya menghina Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Isi ceramah yang beredar di media sosial itu pertama kali dilaporkan ke polisi oleh kelompok Jokowi Mania pada 28 November 2018.

    Baca berita sebelumnya:
    Ceramah Terakhir Bahar bin Smith, Tetangga: Ada Prabowo

    Menindaklanjuti pelaporan itu, penyidik Polda Metro telah meminta keterangan dari lima orang. Belum ada jadwal pasti yang diungkap untuk pemanggilan Bahar bin Smith.

    Ditemui Sabtu 8 Desember 2018, Kepala Bidang Humas Komisaris Besar Prabowo Argo Yuwono mengatakan bahwa penyidik juga sedang mencari mencari pengunggah video. "Setelah memeriksa beberapa saksi lagi. Nanti penyidik yang menjadwalkan pemanggilan (Bahar)," kata Argo.

    Massa dari Front Pembela Islam serta Majelis Pemuda Pecinta Rasulullah berorasi di depan Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, dalam rangka pemeriksaan Bahar bin Smith pada Kamis, 6 Desember 2018. Tempo/Adam Prirea

    Baca juga:
    Empat Fakta Proses Hukum Bahar bin Smith yang Menghina Jokowi

    Dalam laporannya, Jokowi Mania menyebut ceramah yang dilaporkannya berasal dari acara peringatan Maulid Nabi di Batuceper, Tangerang, 17 November 2018. Namun penyidikan yang juga sedang berjalan di Bareskrim, Mabes Polri, justru melibatkan penyidik Polda Sumatera Selatan.

    Kapolsek Batuceper Komisaris Hidayat Iwan Irawan menerangkan isi ceramah yang sedang disidik memang berasal dari peristiwa di Palembang, Sumatera Selatan, dua tahun lalu. Bahar bin Smith, kata Iwan, juga berceramah di Batuceper tapi disebutnya isinya tak seperti yang beredar di media sosial.

    Baca berita sebelumnya:
    Laporkan Dai ke Polda, Jokowi Mania: Kami Beranikan Diri Sebab...

    Dia menambahkan saat di Batuceper, acara maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung di perkampungan bukan di masjid seperti yang terlihat dari videonya yang viral. "Waktu giat pukul 02.30, saya ada di lokasi. Saya tidak paham kenapa itu dikatakan di Batuceper, itu tidak benar," kata Iwan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.