5 Langkah Polisi Amankan Natal dan Tahun Baru di Jakarta

Uskup Agung Jakarta Ignagius Suharyo, Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Gereja Katedral, Jakarta Pusat memberikan keterangan terkait pengamanan malam Natal, 24 Desember 2017. TEMPO/Zara

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya menggelar Operasi Lilin Jaya menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Polisi disebar untuk menjaga gereja-gereja di ibu kota dan tempat-tempat keramaian.

Baca: Mudik Natal, 93 Ribu Kendaraan Keluar Jakarta Lewat Tol Cikampek
 
"Sasarannya, selain tempat ibadah, juga tempat rekreasi, lapangan udara, terminal, pelabuhan. Lalu tempat-tempat perbelanjaan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono pada Sabtu sore, 22 Desember 2018.

Berikut langkah-langkah Polda Metro Jaya mengawal perayaan Natal dan Tahun Baru.

1. Belasan ribu personel dikerahkan
Jumlah personel yang diturunkan untuk mengamankan gereja, tempat hiburan, lokasi pariwisata, dan area keramaian mencapai 11.403. Selain polisi, Polda Metro Jaya akan dibantu oleh anggota TNI dan sejumlah keamanan daerah.

2. Menyiagakan seratusan pos.
Kantong-kantong pengamanan libur Natal dan Tahun Baru yang dibentuk oleh Polda Metro Jaya mencapai seratusan pos. Bila dijumlahkan, total pos pengamanan di seluruh Ibu Kota mencapai 150 yang bersiaga sepanjang 24 jam. Adapun seluruhnya tersebar di titik-titik keramaian.

Polisi pun bertugas mengawal pemudik yang akan keluar dari Jakarta dengan menyiagakan pos di stasiun, pelabuhan, bandara, dan terminal. Di dekat gerbang-gerbang jalan tol, personel juga berjaga.

3. Mengecek pengamanan gereja. 
Wakil Kepala Polda Metro Jaya Brigadir Jenderal Wahyu Hadiningrat mengecek langsung kesiapan personel dalam pengamanan gereja menjelang Natal 2018 pada Sabtu 22 Desember 2018. Pengecekan dilakukan dalam pelaksanakan Operasi Lilin Jaya.

Ada tiga lokasi gereja yang sambangi yaitu, Gereja Katedral Katolik, Gereja Kristen Indonesia Kebayoran Baru, dan Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat atau GPIB.

4. Mengadakan pengecekan jemaat di gereja.
Polisi mengimbau jemaat gereja untuk tidak membawa tas berukuran besar atau ransel saat mengikuti ibadah Natal 2018. Imbauan tersebut disampaikan untuk alasan efektivitas dan kenyamanan.

Musababnya, polisi bakal mengecek jemaat yang akan masuk ke rumah ibadah. Mereka bakal diperiksa lebih dulu oleh petugas keamanan. Maka itu, umat yang hendak beribadah diminta untuk membawa barang-barang yang diperlukan.

Baca: Pasar Asemka, Pusat Penjualan Pernak-pernik Hiasan Natal

5. Menggencarkan pengamanan selama 12 hari.
Operasi Lilin Jaya akan dilakukan selama 12 hari. Operasi besar pengamanan Natal dan Tahun Baru itu dipastikan efektif mulai 21 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019.






Polisi Tak Lakukan Rekonstruksi Kecelakaan Cianjur, Kuasa Hukum Tersangka Sebut Penyidik Tak Transparan

42 menit lalu

Polisi Tak Lakukan Rekonstruksi Kecelakaan Cianjur, Kuasa Hukum Tersangka Sebut Penyidik Tak Transparan

Pengacara tersangka kasus kecelakaan Cianjur mempertanyakan alasan polisi tidak menggelar rekonstruksi di TKP.


Wowon Serial Killer Bohongi Istrinya saat Bunuh Anak Sendiri

1 jam lalu

Wowon Serial Killer Bohongi Istrinya saat Bunuh Anak Sendiri

Anak Wowon yang masih berusia 2 tahun, Bayu, ikut menjadi korban pembunuhan berantai


Viral Polisi Mengaku Diperas Sesama Polisi Rp 100 Juta, Polda Metro Janji Dalami Pernyataan Bripka Madih

1 jam lalu

Viral Polisi Mengaku Diperas Sesama Polisi Rp 100 Juta, Polda Metro Janji Dalami Pernyataan Bripka Madih

Video Bripka Madih yang mengaku dimintai uang Rp 100 juta oleh polisi agar laporan soal penyerobotan tanah milik orang tuanya diusut.


Polda Metro Jaya Klaim Rekonstruksi Kecelakaan Mahasiswa UI Jawab Harapan Keluarga

2 jam lalu

Polda Metro Jaya Klaim Rekonstruksi Kecelakaan Mahasiswa UI Jawab Harapan Keluarga

"Kami ingin lihat dan menjawab apa yang menjadi harapan dari Ibunda dan Ayahanda Hasya," kata Trunoyudo soal kecelakaan mahasiswa UI


Polisi Gunakan 3D Laser Scanner Usut Kecelakaan Mahasiswa UI, Begini Detilnya

3 jam lalu

Polisi Gunakan 3D Laser Scanner Usut Kecelakaan Mahasiswa UI, Begini Detilnya

Tak diketahui apakah 3D Laser Scanner dalam rekonstruksi mahasiswa UI juga digunakan mengungkap kasus-kasus kecelakaan lalu lintas lainnya.


Pengacara Keluarga Ungkap Janji Kapolda Metro Jaya di Kasus Kematian Mahasiswa UI

4 jam lalu

Pengacara Keluarga Ungkap Janji Kapolda Metro Jaya di Kasus Kematian Mahasiswa UI

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengundang keluarga Hasya Athallah Saputra, mahasiswa UI yang tewas tertabrak untuk bertemu


Kecelakaan Mahasiswa UI, Pakar Pidana Sebut AKBP Purn Eko Bisa Dilaporkan dengan Unsur Pembiaran

4 jam lalu

Kecelakaan Mahasiswa UI, Pakar Pidana Sebut AKBP Purn Eko Bisa Dilaporkan dengan Unsur Pembiaran

Pakar Hukum Pidana Universitas Jayabaya Suhandi Cahaya menilai dalam kasus kecelakaan mahasiswa UI pensiunan polisi bisa dilaporkan unsur pembiaran


Pengacara Nilai Rekonstruksi Tabrakan Mahasiswa UI tak Relevan dengan Tuntutan Keluarga

5 jam lalu

Pengacara Nilai Rekonstruksi Tabrakan Mahasiswa UI tak Relevan dengan Tuntutan Keluarga

Keluarga Hasya Athallah, mahasiswa UI yang tewas kecelakaan, hanya menuntut status tersangka dicabut


9 Adegan Rekonstruksi Ulang Kecelakaan Mahasiswa UI, Firman: Polda Metro Jaya Libatkan TAA

1 hari lalu

9 Adegan Rekonstruksi Ulang Kecelakaan Mahasiswa UI, Firman: Polda Metro Jaya Libatkan TAA

Polda Metro Jaya melibatkan tim "Traffic Accident Analysis" (TAA) Korlantas Polri dalam rekonstruksi ulang kecelakaan yang menewaskan mahasiswa UI.


Rekonstruksi Kecelakaan Mahasiswa UI, Ada Adegan Pensiunan Polisi Telepon Ambulans

1 hari lalu

Rekonstruksi Kecelakaan Mahasiswa UI, Ada Adegan Pensiunan Polisi Telepon Ambulans

Mahasiswa UI, Hasya Athallah, tewas tertabrak Mitsubishi Pajero yang dikemudikan Ajun Komisaris Besar purnawirawan Eko Setia Budi Wahono.