Bangunan Ambruk di Jakbar Kena Angin Kencang, Ini Kata Pemilik

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi bangunan ambruk akibat angin kencang di Jalan Kebon Jeruk 14 Tamansari, Jakarta Barat pada Selasa malam, 8 Januari 2019. Tempo/M Yusuf Manurung

    Kondisi bangunan ambruk akibat angin kencang di Jalan Kebon Jeruk 14 Tamansari, Jakarta Barat pada Selasa malam, 8 Januari 2019. Tempo/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Runtuhan bangunan ambruk terkena angin kencang pada Selasa malam, 8 Januari 2019, di Jalan Kebon Jeruk 14, Tamansari, Jakarta Barat mulai dibersihkan hari ini. Pemilik rumah mengangkut reruntuhan bangunan untuk dibawa dengan gerobak sampah.

    Baca: Satu Bangunan Ambruk Diterjang Angin Kencang di Tamansari

    Husein, adik dari pemilik si rumah yaitu Nur Abdulah, mengatakan bangunan yang rubuh hanya garasi mobil. Sedangkan rumah lantai dua di belakang garasi tidak mengalami kerusakan.

    "Rumah nggak ada masalah," kata Husein saat ditemui Tempo, Rabu, 9 Januari 2019.

    Husein mengatakan, hujan yang disertai angin kecang sejak sore lalu menyebabkan garasi mobil ambruk. Garasi itu disebut runtuh sekitar pukul 18.30.

    Selain faktor angin, menurut dia, atap garasi juga dipenuhi banyak barang sehingga membebani tripleks. "Kayunya juga sudah lapuk," ujar Husein.

    Adik dari Nur Abdulah lain, Faisal mengatakan dia satu-satunya penghuni yang berada di bawah garasi saat kejadian. Tepatnya di dekat gerbang garasi. Faisal mengatakan tidak mengalami luka-luka.

    "Mobilnya juga tidak rusak. Karena ada terpalnya," kata dia.

    Faisal mengatakan, runtuhnya garasi membuat lima penghuni lain di dalam rumah sempat kesulitan untuk keluar. "Tapi gak ada yang terjebak di reruntuhan," kata dia.

    Baca: Peringatan BMKG: Potensi Angin Kencang di Jakarta

    Kepala Seksi Operasional Kebakaran Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat Rompis Romli menurunkan 37 personel kemarin untuk membersihkan bangunan ambruk karena angin kencang itu. Evakuasi reruntuhan bangunan selesai sekitar pukul 20.00.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Realitas Versus Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia

    Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia 2017-2019 mencatat luas area perkebunan 2016 mencapai 11,2 juta hektare. Namun realitas berkata lain.