Cerita Ibu Anisa Suci, Korban Penculikan Anak di Bekasi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aprilia Lestari ditemui di Markas Polres Metro Bekasi Kota, Kamis 11 April 2019. Aprilia melaporkan dugaan penculikan yang dialami putrinya, Anisa (3 tahun), ketika bermain di masjid dekat rumah. TEMPO/Adi Warsono

    Aprilia Lestari ditemui di Markas Polres Metro Bekasi Kota, Kamis 11 April 2019. Aprilia melaporkan dugaan penculikan yang dialami putrinya, Anisa (3 tahun), ketika bermain di masjid dekat rumah. TEMPO/Adi Warsono

    TEMPO.CO, Bekasi - Seorang balita berusia tiga tahun Anisa Suci Adiwibowo diduga menjadi korban penculikan anak ketika sedang bermain di masjid Al Amin, Jalan Bintara III, Kota Bekasi. Penculikan yang terekam kamera CCTV masjid itu terjadi pada Selasa, 9 April 2019 pukul 09.45 WIB.

    Baca: Penculikan Anak di Bekasi, Pelaku Pernah Datang Sebagai Pengamen?

    Dalam rekaman CCTV itu, pelaku memakai kerudung lebar dan membawa tas. Korban dan pelaku sempat berinteraksi sekitar 15 menit. Pelaku lalu menggendong korban dan membawanya pergi.

    Orang tua Anisa, Aprilia Lestari, 18 tahun, mengaku sampai sekarang belum mendeteksi keberadaan buah hatinya. Sejumlah kerabat yang dikonfirmasi menyatakan tak melihat atau membawanya.

    "Di rumah saudara juga tidak ada," kata Aprillia di Mapolres Metro Bekasi Kota, Kamis, 11 April 2019.

    April mengatakan, meski dirinya dan ayah Anisa tidak menikah, hubungan mereka baik-baik saja. Keluarganya juga tak mempunyai masalah dengan orang lain. "Termasuk dengan bapaknya," ujar dia.

    Selama ini, menurut dia, hubungan dengan kerabat maupun tetangga baik-baik saja, termasuk dengan keluarga ayah Anisa. "Kalau mau ngasih uang biasanya chat di media sosial, tapi selama ini kami baik-baik saja," ujar April.

    Ketika kejadian penculikan, April mengaku tengah berada di indekos di wilayah Kayuringin, Bekasi Selatan. Adapun anaknya bersama dengan neneknya di Bintara III, Bekasi Barat. "Saya jarang pulang, karena kerja di tempat hiburan malam," kata dia.

    Baca: Ini Kesaksian Pengurus Masjid Sebelum Penculikan Balita di Bekasi

    Juru bicara Polres Metro Bekasi Kota, Komisaris Erna Ruswing Andari mengatakan, kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan penculikan anak tersebut. Polisi masih terus menggali keterangan keluarga korban. "Kalau sudah ada titik terang, akan kami sampaikan. Polisi masih terus bekerja," ujar Erna.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban, Tersangka, Barang Bukti, dan Lokasi Kerusuhan 22 Mei 2019

    Kerusuhan 22 Mei 2019 di Ibu Kota bermula dari unjuk rasa penolakan hasil pilpres 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta, sejak sehari sebelumnya.