Pleno KPU DKI: Caleg DPD Jimly Asshiddiqie Raih Suara Terbanyak

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie saat ditemui usai menghadiri open house Oesman Sapta Odang di kediamannya di Jalan Karang Asem Utara Nomor 34, Kuningan, Jakarta Selatan. Dewi Nurita/Tempo.

    Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie saat ditemui usai menghadiri open house Oesman Sapta Odang di kediamannya di Jalan Karang Asem Utara Nomor 34, Kuningan, Jakarta Selatan. Dewi Nurita/Tempo.

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie mendapat suara terbanyak dalam Pemilihan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di wilayah DKI Jakarta. Dalam rekapitulasi hasil pemilu tingkat provinsi yang dilakukan di Hotel Bidakara, Jumat, 17 Mei 2019, Jimly (63 tahun) memperoleh 644.063 suara.

    Baca juga:
    Prabowo Kalah Tipis, Saksi Tolak Teken Rekap Hasil Pilpres di DKI

    Dengan perolehan suara itu, bisa dipastikan Jimly yang kini menjadi Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia itu akan terpilih sebagai anggota DPD untuk DKI Jakarta. Di posisi kedua, politikus senior Sabam Sirait memperoleh 626.618 suara. Anggota DPD inkumben Fahira Idris berada di posisi ketiga dengan perolehan suara 581.108.

    Sedangkan bekas Calon Wakil Gubernur DKI, Sylviana Murni, memperoleh 455.182 suara. Ada dua calon DPD inkumben yang berpotensi gagal lolos ke DPD, yakni Dailama Firdaus dengan 376.164 suara dan Abdul Aziz Khafia yang memperoleh 225.004 suara.

    Sebelumnya, kabar lolosnya Jimly menjadi anggota DPD memang sudah beredar. Tetapi, Jimly enggan mendahului penghitugan yang sedang dilakukan KPU DKI. “Kami menunggu keputusan resminya,” kata dia di Kantor KPU, Jakarta, Kamis, 16 Mei 2019.

    Baca juga:
    KPU DKI Beberkan Alasan Molornya Rekapitulasi di Pulogadung

    Saat itu Jimly Asshiddiqie berharap bahwa informasi itu benar. Dia mengatakan tak menyangka bahwa dirinya cukup dikenal di kalangan masyarakat. “Saya pikir tadi, saya ini dikenal di kalangan elit, eh ternyata emak-emak juga kenal saya,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.