BMKG Perkirakan Cuaca Jakarta Akan Terik di Siang Hari

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas tengah memebersihkan layar pemantau cuaca di Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kemayoran, Jakarta, Rabu (31/10). TEMPO/Tony Hartawan

    Petugas tengah memebersihkan layar pemantau cuaca di Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kemayoran, Jakarta, Rabu (31/10). TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca di DKI Jakarta bakal cerah pada Minggu pagi, 4 Agustus 2019.

    Berdasarkan informasi di laman resmi BMKG, setelah cerah berawan, cuaca di DKI bakal berubah menjadi terik pada siang hari dan kembali cerah berawan pada sore dan malam dan dinihari.

    BMKG tidak mengeluarkan adanya peringatan dini pada cuaca di DKI dan sekitarnya hari ini. Dengan kondisi cuaca seperti ini suhu udara di Jakarta diperkirakan paling rendah berkisar 34 derajat Celcius dan paling tinggi mencapai 33 derajat Celcius.

    Adapun kelembaban udara diperkirakan mencapai 50-80 persen dan angin akan bergerak dengan kecepatan  24 kilometer per jam. Sedangkan, cuaca di kota-kota satelit di sekitar DKI, seperti Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi diperkirakan bakal cerah berawan sepanjang hari.

    Sebelumnya, BMKG menyebutkan bahwa puncak musim kemarau di DKI Jakarta akan terjadi pada Agustus hingga September 2019.

    Kondisi ini berpotensi menyebabkan kekeringan dan kemarau ekstrem dengan jumlah hari tanpa hujan antara 21 sampai 30 hari.

    Sementara itu, kawasan yang berstatus siaga kekeringan di DKI Jakarta terletak di wilayah Jakarta Utara, yakni Rawa Badak dan Rorotan. BMKG memperkirakan jumlah hari tanpa hujan di kedua kawasan ini sangat panjang, berkisar antara 31 hingga 60 hari.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPK Berencana Menghapus Hasil Penyadapan 36 Perkara

    Terdapat mekanisme yang tak tegas mengenai penghapusan hasil penyadapan 36 penyelidikan yang dihentikan KPK.