Polisi Tindak 8 Pengendara Pakai Pelat Nomor Palsu di Jatinegara

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Proses pembuatan plat nomor kendaraan di Samsat Polda Metro Jaya, Jakarta, 13 Maret 2017. TEMPO/Subekti

    Proses pembuatan plat nomor kendaraan di Samsat Polda Metro Jaya, Jakarta, 13 Maret 2017. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Unit Lalu Lintas Kepolisian Sektor Jatinegara menindak setidaknya delapan pengendara yang menggunakan pelat nomor palsu untuk mengelabui petugas. Penggunaan pelat nomor palsu itu ditujukan untuk menghindari aturan ganjil genap.

    "Senin (9 September) sebanyak enam unit dan Selasa (10 September) ada dua unit," kata Kepala Unit Lalu Lintas Polsek Jatinegara Inspektur Satu Didik Sapto di Jakarta, Rabu, 11 September 2019.

    Para pengendara itu, kata Didik, ditilang saat melalui Jalan DI Panjaitan. Jalan tersebut merupakan salah satu jalan yang masuk perluasan aturan ganjil genap.

    Menurut Didik, modus yang dilakukan para pengendara itu adalah mengubah digit terakhir pelat nomor dengan angka ganjil atau genap. Sementara pelat nomor asli hanya dipasang sesuai tanggal operasional.

    Didik mengatakan polisi telah mengetahui segala ciri pelat nomor palsu yang biasa diproduksi di sejumlah pedagang pelat nomor pinggir jalan. "Kita tahu semua model tulisan dan bahannya apa. Polisi bisa bedakan antara plat nomor asli atau palsu sebab kelihatan sekali dengan kasat mata. Kalau yang palsu kelihatan dari model dan tulisan juga bahannya," kata dia.

    Atas penggunaan pelat nomor palsu itu, Didik mengatakan pihaknya menjatuhkan sanksi tilang lalu menyita pelat palsu dan dudukan pelat nomor. "Saya suruh copot pelat palsunya dan kita ambil," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe