Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

DKI Genjot Ruang Terbuka Hijau, Tagih Fasos Fasum Pengembang

image-gnews
Masyarakat Jakarta mengisi liburan hari Raya Nyepi sambil berfoto di Hutan Kota kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 7 Maret 2019. Hutan Kota ini bertujuan sebagai ruang terbuka hijau, paru-paru kota dan lahan konservasi di tengah perkotaan. TEMPO/Rully Kesuma
Masyarakat Jakarta mengisi liburan hari Raya Nyepi sambil berfoto di Hutan Kota kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 7 Maret 2019. Hutan Kota ini bertujuan sebagai ruang terbuka hijau, paru-paru kota dan lahan konservasi di tengah perkotaan. TEMPO/Rully Kesuma
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Kehutanan DKI Jakarta akan menggenjot penambahan ruang terbuka hijau (RTH) pada tahun depan. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah menagih tunggakan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) dari para pengembang.

“Jadi, kami coba membangun RTH dari tanah fasos-fasum,” ujar Kepala Dinas Kehutanan DKI Jakarta Suzi Marsitawati, Kamis 18 Oktober 2019.

Berdasarkan data Dinas Kehutanan, luas ruang hijau di Ibu Kota pada 2015 baru mencapai 9,97 persen. Rinciannya, 6,90 persen merupakan RTH publik dan 3,07 persen RTH perorangan.

Padahal Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah 2030 mengamanatkan RTH harus mencapai 30 persen dari luas wilayah Jakarta. Adapun luas DKI adalah 7.659,02 kilometer persegi.

Permasalahan fasos dan fasum juga pernah menjadi catatan Badan Pemeriksa Keuangan atas laporan keuangan DKI 2016. Dalam audit itu, total tunggakan fasos dan fasum pemegang surat izin penunjukan penggunaan tanah (SIPPT) di seluruh Jakarta mencapai 1.761 hektare. Salah satu fasos dan fasum yang belum tertagih itu merupakan RTH.

Adapun rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 menyebutkan Dinas Kehutanan mengusulkan anggaran pengadaan tanah untuk RTH sebesar Rp 1,77 triliun. Jumlah tersebut naik dibanding anggaran untuk program serupa pada tahun ini yang sebesar Rp 1,67 triliun.

Menurut Suzi, penambahan RTH dari tunggakan fasos-fasum perlu ketelitian. “Kami harus lihat juga administrasi serah-terima (fasos-fasum) di BPAD (Badan Pengelola Aset Daerah),” ujarnya.

Cara lain untuk menambah RTH, kata Susi, ialah meminta gedung swasta yang berada di jalan protokol membangun vertical garden dan roof garden. Dia optimistis pihak swasta bisa dilibatkan dalam program ini karena sejumlah perkantoran di Ibu Kota memiliki konsep ramah lingkungan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Penambahan RTH dengan vertical garden, Susi melanjutkan, juga bisa diterapkan di permukiman penduduk. Dinas Kehutanan dapat bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Kelautan Pertanian untuk menerapkan vertical garden di kampung-kampung.

Selain itu, kata Susi, penambahan ruang terbuka hijau ini juga akan melibatkan pemerintah pusat, misalnya dengan menjadikan kolong jalan tol dan kolong jalur light rail transit (LRT) menjadi RTH. “Jadi ada kolaborasi dengan pemerintah pusat dan masyarakat,” ucapnya.

Pengamat tata kota dari Pusat Studi Perkotaan, Nirwono Joga, meragukan pemerintah DKI dapat menambah ruang terbuka hijau dengan menagih tunggakan fasos-fasum dari pengembang. Apalagi sebagian pengembang sudah membayar kewajiban itu dalam bentuk uang. “Masalahnya, uang (yang diterima dari pengemabang) itu enggak dibelikan lahan RTH oleh DKI,” ujarnya.

Selain itu, kata Nirwono, pemerintah tidak bisa lagi menagih lahan fasos dan fasum karena banyak perusahan pengembang yang telah bubar. Walhasil, upaya pemerintah DKI menggenjot RTH sulit dipenuhi.

Adapun program vertical garden dan roof garden di gedung dan permukiman, menurut Nirwono, tidak dapat dihitung sebagai Ruang Terbuka Hijau. Sebab, vertical garden dan roof garden tidak bisa menyerap air. Sementara fungsi utama RTH justru harus dapat menyerap air. “Vertical garden dan roof garden tidak bisa meminimalkan banjir,” kata dia.

IMAM HAMDI 

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Tak Ingin RTH Kalijodo Disalahgunakan, Heru Budi Libatkan Warga Lakukan Pengawasan

9 hari lalu

Anak-anak bermain di arena skate di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kalijodo yang sedang proses revitalisasi di Jakarta Utara, 20 Agustus 2023. Pemprov DKI Jakarta menyiapkan anggaran Rp 1,7 miliar untuk memperbaiki RPTRA Kalijodo. TEMPO/Fajar Januarta
Tak Ingin RTH Kalijodo Disalahgunakan, Heru Budi Libatkan Warga Lakukan Pengawasan

RTH Kalijodo diharapkan dapat menjadi wadah bagi bibit baru atlet olahraga sepeda BMX dan skateboard yang bisa mewakili Jakarta.


Tambah Ruang Terbuka Hijau, Pemprov DKI Terima Fasos dan Fasum 16,7 Hektare Senilai Rp 1,5 Triliun

10 hari lalu

Penjabat Gubernur Heru Budi Hartono menanam pohon buah di Kebon Bibit Sirsak Jalan Sirsak, RT 04 RW04 Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, Kota Adm. Jakarta Selatan pada Jumat pagi, 15 September 2023. TEMPO/Nur Khasanah Apriliani
Tambah Ruang Terbuka Hijau, Pemprov DKI Terima Fasos dan Fasum 16,7 Hektare Senilai Rp 1,5 Triliun

Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta akan memperbaiki sekitar 6 hektar bangunan 23 ruang terbuka hijau (RTH).


Heru Budi Pastikan TK Gedung Peluru tidak Digusur: Dari Awal Enggak Ada Niatan

15 hari lalu

Sejumlah siswa Taman Kanak (TK) bermain saat jam istirahat di TK Gudang Peluru, Jakarta, Senin, 31 Juli 2023. Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta akan menggusur bangunan TK Gudang Peluru yang sudah berdiri sejak tahun 1980. TEMPO/Subekti.
Heru Budi Pastikan TK Gedung Peluru tidak Digusur: Dari Awal Enggak Ada Niatan

Heru Budi menjelaskan Pemprov DKI ingin memperbaiki taman dan gedung agar lokasi di wilayah tersebut lebih luas, tidak menggusur TK Gudang Peluru


Ruang Terbuka Hijau Masih Minim, Jakarta Terus Dirundung Udara Buruk

28 hari lalu

Kondisi langit Jakarta diselimuti kabut polusi pada hari ketiga pelaksanaan work from home (WFH) bagi 50 persen aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, Rabu 23 Agustus 2023. Menurut situs IQAir, pada Rabu sekitar pukul 08.00 nilai inseks kualitas udara di Jakarta adalah 157 atau dalam kondisi tidak sehat. Tempo/Tony Hartawan
Ruang Terbuka Hijau Masih Minim, Jakarta Terus Dirundung Udara Buruk

DKI Jakarta hanya memiliki 5 persen ruang terbuka hijau. Jauh dari amanat undang-undang. Di sisi lain udara buruk terus menghantui


Rapat Bersama Jokowi, Heru Budi Sampaikan Langkah Perbaikan Kualitas Udara Jakarta

42 hari lalu

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di Balai Agung, Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa, 15 Agustus 2023. TEMPO/Ninda Dwi Ramadhani
Rapat Bersama Jokowi, Heru Budi Sampaikan Langkah Perbaikan Kualitas Udara Jakarta

Heru Budi sampaikan langkah-langkah terbaru untuk perbaiki kualitas udara Jakarta setelah mengikuti rapat bersama Jokowi di Istana Negara


Cara Heru Budi Atasi Polusi Udara Jakarta: Tambah RTH, Tanam Pohon dan Bus Listrik

8 Juni 2023

Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono saat ditemui di Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 6 Juni 2023. Tempo/Mutia Yuantisya
Cara Heru Budi Atasi Polusi Udara Jakarta: Tambah RTH, Tanam Pohon dan Bus Listrik

Penjabat Gubernur Heru Budi Hartono mengatakan pihaknya serius membenahi polusi udara Jakarta.


Daftar 5 Kelurahan Terbaik DKI 2023, Balimester Turunkan Stunting dari 7 Anak Jadi 0

24 Mei 2023

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono bersama Kepala  BKKBN Hasto Wardoyo menghadiri acara Sosialisasi Cegah Stunting dan Wawasan Kebangsaan di Kelurahan Kali Baru, Cilincing, Jakarta Utara pada Selasa, 7 Februari 2023. TEMPO/Ami Heppy S
Daftar 5 Kelurahan Terbaik DKI 2023, Balimester Turunkan Stunting dari 7 Anak Jadi 0

Kelurahan Balimester, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, sukses masuk lima besar kelurahan terbaik dalam menekan angka stunting pada 2023.


Tanam 6 Jenis Pohon Ini Bisa Kurangi Emisi Karbon Sekitar Anda

22 Mei 2023

Nugie menanam Trembesi di Pohon Flora, Kebun Bibit Bratang, Surabaya, 13 November 2014. Istimewa
Tanam 6 Jenis Pohon Ini Bisa Kurangi Emisi Karbon Sekitar Anda

Menanam pohon dapat membantu mengurangi emisi karbon, berikut jenis pohon yang dapat ditanam.


Setelah Anies Baswedan, Heru Budi akan Revitalisasi Monas Lagi, Bagaimana Konsepnya?

12 April 2023

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI Basuki Hadimoeljono dengan Pembahasan Rencana Penataan Kawasan Monumen Nasional (Monas), Selasa, 11 April 2023 di Ruang Rapim Utama, Balai Kota Jakarta. TEMPO/Mutia Yuantisya.
Setelah Anies Baswedan, Heru Budi akan Revitalisasi Monas Lagi, Bagaimana Konsepnya?

Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Pj Gubernur Heru Budi akan kembali mengerjakan revitalisasi Monas. Dulu Anies Baswedan pernah melakukannya.


Revitalisasi Monas Berkonsep Penghijauan, Tanam 300 Pohon Baru & Ada Amfiteater di Tengah

11 April 2023

Proyek revitalisasi Monas di sisi selatan, Jakarta Pusat, Rabu, 17 Juni 2020. TEMPO/Lani Diana
Revitalisasi Monas Berkonsep Penghijauan, Tanam 300 Pohon Baru & Ada Amfiteater di Tengah

DKI Jakarta menyatakan revitalisasi Monas akan dilakukan dengan konsep penghijauan dengan menambah sekira 300 pohon baru.