Kenduri Budaya di Jakarta Utara, Ada Program Gelar Tikar

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko meninjau proses pengangkutan sampah Kampung Bengek, Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu, 4 September 2019. Foto Dokumentasi Pemkot Jakut

    Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko meninjau proses pengangkutan sampah Kampung Bengek, Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu, 4 September 2019. Foto Dokumentasi Pemkot Jakut

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Utara akan melaksanakan program gelar tikar dalam kenduri budaya tingkat kecamatan seluruh wilayahnya. Kenduri ini akan dilangsungkan pada awal November mendatang.

    Kegiatan kenduri budaya dengan metode gelar tikar bersama di tingkat Pemerintah Kota Jakarta Utara mendapatkan sambutan antusias dari masyarakat. Kegiatan serupa akan diadakan di tingkat kecamatan dan kelurahan sebagai wadah menyatukan tali persaudaraan sesama masyarakat.

    Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko berharap kegiatan itu menghasilkan inovasi dan solusi bermanfaat, minimal di wilayah-wilayah kecamatan yang melaksanakan kegiatan tersebut. "Saya sudah memberikan arahan kepada camat dan lurah, bahwa hal positif ini agar terus dipelihara dan ditingkatkan," kata Sigit usai penutupan MTQ XXVIII/2019 tingkat Kota Jakarta Utara di kantornya, Jumat malam, 25 Oktober 2019.

    Kegiatan kenduri budaya diinisiasi oleh dua organisasi besar Islam, yakni Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, serta para tokoh pemuda di Jakarta Utara. Kegiatan itu diklaim pertama kali di Provinsi DKI Jakarta yang digelar bersamaan pada Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) XXVIII/2019 tingkat Kota Jakarta Utara, 22-26 Oktober 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.