Septic Tank Meledak di Cakung, Petugas Penyedot Tinja Tewas

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tewas/meninggal/mayat. Shutterstock

    Ilustrasi tewas/meninggal/mayat. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang sopir mobil penyedot tinja berinisial S, 44 tahun, tewas karena septic tank meledak di Kapling Blok O, Kelurahan Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur, pada Senin, 4 November 2019.

    Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Cakung Ajun Komisaris Tom Sirait membenarkan hal tersebut. “Kejadian sekitar pukul 11.30 WIB,” kata Tom dalam keterangan tertulis, Selasa, 5 November 2019.

    Kejadian berawal saat S datang ke lokasi untuk menyedot tinja di rumah milik Agus Sholeh sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah penyedotan selesai, ia meyakinkan Agus bahwa penyedotan sudah selesai dengan membakar koran dan memasukkannya ke dalam septis tank.

    “Bukti proses penyedotan tinja telah selesai dengan koran yang dibakar dimasukkan dalam septi tank telah padam,” kata Tom.

    Agus pun yakin kalau proses penyedotan telah usai dan beranjak untuk mengambil uang untuk membayar jasa S. Tanpa diduga, tiba-tiba septi tank tersebut meledak dengan suara yang cukup kencang.

    Akibat kejadian tersebut, S terjatuh ke dalam septic tank dan meninggal dengan kondisi wajah terbakar. Jenazah S lantas dibawa ke Rumah Sakit Harapan Jayakarta, sementara polisi masih memasang garis polisi di lokasi kejadian septic tank meledak guna olah tempat kejadian perkara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.