Septic Tank Meledak di Cakung, Saksi: Seperti Bom

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ledakan dan asap. TEMPO/Subekti

    Ilustrasi ledakan dan asap. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Kejadian septic tank meledak di Kapling O RT 16/ RW 03 Kelurahan Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur mengagetkan warga sekitar. Saksi mata menyebutkan ledakan itu seperti layaknya sebuah bom.

    "Radius suaranya bisa sampai 20 meter. Tanah di rumah saya sampe bergetar sekitar 2 sampai 3 detik," kata saksi mata, Safi'i, di Jakarta, Selasa 5 November 2019.

    Pria yang berprofesi sebagai mekanik mesin motor itu tinggal dua rumah dari lokasi kejadian.
    Ledakan septic tank yang terjadi pada Senin siang sekitar pukul 11.55 WIB itu membuat warga sekitar panik karena suara dan getarannya serupa dengan ledakan bom.

    "Saya lagi makan saat kejadian. Pas buru-buru saya cek, ternyata yang meledak septic tank di ruang parkir mobil rumah Pak Agus Sholeh," katanya.

    Syafi'i melihat, ruang parkir mobil mengalami kerusakan pada bagian plafon, ubin yang hancur, kaca rumah pecah serta kaca mobil di bagian samping yang pecah akibat ledakan.

    "Mobilnya jenis Toyota Fortuner diparkir di sisi jalan depan rumah. Ada puing yang mental dan kena kaca," katanya.

    Seorang supir jasa sedot WC berinisial S meregang nyawa saat terjadi ledakan lubang septic tank di rumah konsumennya. S saat itu baru saja selesai menyelesaikan penyedotan septic tank di lokasi tersebut. Dia sempat membakar koran dan memasukkannya ke dalam septic tank untuk memastikan Agus bahwa pekerjaannya sudah selesai.

    "Korban berinisial S (44) seorang supir tewas di tempat dan menderita luka bakar di wajah," kata Kanit Reskrim Polsek Cakung AKP Tom Sirait.

    S terhempas ledakan hingga terperosok ke lubang septic tank dan tertindih puing beton. Korban tewas saat dilarikan ke Rumah Sakit Jayakarta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?