Pemuda Digigit Ular Kobra Miliknya, Ini Kata Pemerhati Reptil

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rendy Arga Yudha pemuda asal Depok tewas usai digigit ular jenis King Kobra, Minggu, 10 November 2019.

    Rendy Arga Yudha pemuda asal Depok tewas usai digigit ular jenis King Kobra, Minggu, 10 November 2019.

    TEMPO.CO, Depok – Pemerhati Reptil, Arby Krisna mengatakan, kejadian patukan ular kobra yang menyebabkan seorang remaja tewas di Depok, Jawa Barat, menambah deretan korban meninggal karena ular berbisa. Dia menyebutkan bahwa Indonesia masih belum memiliki aturan yang jelas soal pemeliharaan hewan berbahaya seperti itu.

    “Menurut catatan WHO, sepanjang tahun 2019 mulai Januari, korban meninggal akibat ular berbisa se-Indonesia sebanyak 50 orang,” kata Arby kepada Tempo, Senin 11 November 2019.

    Arby mengatakan, minimnya pengetahuan tentang penanganan pertama setelah terkena gigitan ular berbisa, menjadi penyebab utama banyaknya nyawa melayang akibat ular.

    “Semua bisa selamat jika lakukan imobilisasi dengan baik, orientasi orang terkadang hanya pada serum,” kata Arby.

    Padahal, lanjut Arby, serum anti bisa ular di Indonesia yang tersedia hanya dapat mengcover tiga spesies ular yakni Ular Tanah, Ular Kobra, dan Ular Welang.

    “WHO menyarankan orientasi penanganan yang benar adalah penanganan awal dengan imobilisasi, karena jika cepat imobilisasi bisa membuat korban pulih tanpa serum,” kata Arby.

    Menanggapi kejadian gigitan ular Kong Cobra, Arby mengatakan, hingga saat ini aturan tentang pemeliharaan ular berbisa di Indonesia belum terpantau maksimal, sehingga siapapun bisa memelihara dan membeli ular mematikan.

    “Dari informasi keluarga, penanganan awal yang dilakukan menurut saya itu salah, dan korban memegang dengan tangan kosong, sementara dalam penanganan ular berbisa, sangat diharamkan memegang pakai tangan kosong,” kata Arby.

    Sebelumnya, seorang pemuda bernama Rendy Arga Yudha, 18 tahun, meninggal dunia di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) setelah dirawat karena dipatuk ular king cobra pada Rabu lalu. Rendy meninggal pada Minggu dinihari 10 November 2019 pada pukul 03.35.

    Peristiwa Rendy dipatuk ular kobra sempat viral di media sosial karena ular berbisa itu adalah peliharaannya sendiri. Rendy Arga yang diketahui sebagai anak yatim piatu asal Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah sudah sekitar 2 tahun tinggal bersama keluarga budenya di RT 001/004 No. 42, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Depok, Jawa Barat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.