Proyek Flyover Lenteng Agung, Putaran IISIP Ditutup Sementara

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anak melintas di sekitar area proyek Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) Seksi 1A Jakarta Timur, 5 Maret 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Sejumlah anak melintas di sekitar area proyek Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) Seksi 1A Jakarta Timur, 5 Maret 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Mulai hari ini, Jumat, 15 November 2019, Pemerintah DKI Jakarta menutup sementara jalan di putaran IISIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Penutupan itu berkaitan dengan adanya proyek pembangunan flyover atau jalan layang di kawasan tersebut.

    Sehari menjelang penutupan, pada Kamis, 14 November kemarin, lalu lintas di Jalan Raya Lenteng Agung tersebut masih padat kendaraan. Alat-alat berat sudah terparkir di Jalan Raya Lenteng Agung dekat rel kereta api.

    Petugas telah memasang spanduk ukuran besar yang berisikan informasi akan ditutupnya jalan tersebut. Spanduk berwarna putih lebar sekitar lima meter itu terpasang di kanan jalan dari arah Tanjung Barat menuju Lenteng Agung atau pinggir rel kereta api.

    Spanduk tersebut bertuliskan kalimat "Mohon maaf atas ketidaknyamanan anda. Mulai 15 November 2019 akan ada penutupan putaran IISIP Lenteng Agung".

    Sementara itu, arus lalu lintas kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang datang dari arah Jalan Raya Tanjung Barat menuju Jalan Raya Lenteng Agung hanya bisa dilalui dengan kecepatan kurang dari 40 kilometer per jam.

    Proyek pembangunan jalan layang itu memakan satu ruas jalan di sepanjang jalur tersebut sehingga menyisakan dua hingga tiga ruas jalan.

    Menurut warga untuk menghindari penutupan jalan tersebut pengendara disarankan untuk melewati Pasar Minggu. "Ya kalau mau jalur lain lewat Pasar Minggu," kata Gofur.

    Adanya penutupan jalan ini juga disayangkan sejumlah warga karena harus memutar lebih jauh, terutama untuk siswa yang bersekolah di SMA 38 dan SMP 39. "Untuk pengendara yang dari Depok akan jauh memutar baliknya harus lewati Pasar Minggu, Poltangan, belum lagi di sana macet," kata Arief.

    Jalan Raya Lenteng Agung ini juga menjadi jalan alternatif menuju Depok dan Bogor, selain Jalan Raya Bogor.

    Menurut warga, informasi penutupan jalur ini sudah diinfokan lewat spanduk sejak beberapa hari ini lalu. Selain informasi ada penutupan jalan, spanduk peringatan kepada warga agar tidak mengendarai kendaraan melawan arus dipasang lokasi.

    Informasi penutupan jalan putaran IISIP Lenteng Agung juga diunggah melalui media sosial oleh akun @jktinfo_terkini. Dalam keterangan foto di akun tersebut menyebutkan penutupan putaran IISIP karena adanya pengerjaan proyek 'flyover' Lenteng Agung.

    Disebutkan juga dalam keterangan foto bahwa Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta menargetkan proyek pembangunan flyover yang menelan anggaran mencapai Rp 140,8 miliar tersebut dapat rampung pada November 2020 guna mengurai simpul kemacetan di perlintasan KA Lenteng Agung.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.