Kisruh Penghargaan Colosseum, Anies Baswedan: Kesalahan Fatal

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kehadiran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi daya tarik bagi peserta reuni 212.

    Kehadiran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi daya tarik bagi peserta reuni 212.

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai bahwa kesalahan dalam pemberian penghargaan Adikarya Wisata 2019 kepada diskotek Colosseum merupakan kesalahan fatal.

    "Fatal, bagaimana ada tempat ada laporan (narkoba) setelah itu dapat penghargaan. Itu fatal," ujar Anies di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa, 17 Desember 2019.

    Anies menjelaskan seharusnya Dinas Pariwisata memproses laporan soal diskotek Colosseum dari Badan Narkotika Nasional DKI. Dalam laporannya, BNN menemukan adanya peredaran narkoba di tempat hiburan itu.

    Setelah hal itu terungkap, pemerintah DKI mencabut penghargaan bagi Colosseum yang sebelumnya telah diberikan pada 6 Desember lalu.

    Anies menyatakan telah memerintahkan Inspektorat DKI untuk memeriksa kesalahan atas penghargaan tersebut. "Sekarang lagi diperiksa. Lagi diperiksa. Justru ini semua lagi diperiksa. Nanti kita lihat di mana letak persoalannya," ujarnya.

    Dalam memajukan kebudayaan dan pariwisata Jakarta, kata Anies Baswedan, tentu juga harus mengutamakan regulasi dan hukum berlaku.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.