Prediksi: Volume Lalu Lintas Tol Cikampek Hari Ini Naik 82 Persen

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto Udara Tol Layang (Elevated) Jakarta-Cikampek (Japek) II di Tambun, Kabupaten Bekasi, Ahad, 15 Desember 2019. Tol Layang Japek II mulai beroperasi untuk kendaraan golongan I tanpa tarif dengan minimum kecepatan 60 km dan maksimum 80 km per jam. ANTARA/Fakhri Hermansyah

    Foto Udara Tol Layang (Elevated) Jakarta-Cikampek (Japek) II di Tambun, Kabupaten Bekasi, Ahad, 15 Desember 2019. Tol Layang Japek II mulai beroperasi untuk kendaraan golongan I tanpa tarif dengan minimum kecepatan 60 km dan maksimum 80 km per jam. ANTARA/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasa Marga Persero (Tbk) memprediksi puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru 2020 di jalan tol Jakarta-Cikampek terjadi pada Sabtu, 21 Desember 2019. Sepanjang hari itu volume lalu lintas kendaraan di tol Cikampek diperkirakan meningkat 82 persen dari situasi normal.

    "Sebanyak 61 ribu kendaraan akan melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Jalan Tol Trans Jawa," kata Humas PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru memberikan prediksinya, Jumat malam, 20 Desember 2019.
     
    Jumlah kendaraan yang melintas ke arah Trans Jawa diperhitungkannya akan meningkat 82 persen dari lalu lintas harian normal, atau meningkat 28 persen daripada periode yang sama pada 2018.
     
    Sedangkan untuk kendaraan yang akan meninggalkan Jakarta melalui Gerbang Tol Kalihurip Utama menuju wilayah Bandung dan sekitarnya, diprediksi mencapai 59 ribu kendaraan. "Jumlah ini meningkat 57 persen dari lalu lintas harian normal dan meningkat 22 persen dari 2018," katanya.

     
    Peningkatan volume kendaraan itu sudah terjadi pada hari ini Jumat, 20 Desember 2019. Tercatat jumlah kendaraan dari Jakarta yang mengarah ke Trans Jawa sejak Pukul 6 hingga 14 telah meningkat 25 persen dari periode biasanya.
     
    "Kendaraan yang melintas arah Trans Jawa berjumlah 13.910 unit, meningkat dari situasi normal 11.106 unit atau sekitar 25 persen," kata Humas Jasa Marga Tol Jakarta-Cikampek Hendra Damanik.
     
    Sementara kendaraan yang mengarah ke Jakarta pada waktu yang sama tercatat 9.098 unit. Ini juga meningkat dari kondisi normal sebanyak 8.072 unit kendaraan. "Peningkatan kendaraan ke arah Jakarta berkisar 13 persen," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.