500 Penggemar Berencana Sambut Ahmad Dhani Bebas dari Penjara

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik Ahmad Dhani Prasetyo (kiri) mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa, 7 Mei 2019. Ahmad Dhani divonis atas ucapannya yang dinilai mengandung penghinaan dan pencemaran nama baik saat acara Deklarasi Ganti Presiden yang batal dilaksanakan di Surabaya, 26 Agustus 2018. ANTARA/Didik Suhartono

    Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik Ahmad Dhani Prasetyo (kiri) mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa, 7 Mei 2019. Ahmad Dhani divonis atas ucapannya yang dinilai mengandung penghinaan dan pencemaran nama baik saat acara Deklarasi Ganti Presiden yang batal dilaksanakan di Surabaya, 26 Agustus 2018. ANTARA/Didik Suhartono

    TEMPO.CO, Jakarta - Sedikitnya 500 penggemar akan menyambut kebebasan musikus Ahmad Dhani dari penjara di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur, Senin 30 Desember 2019, mendatang. Klaim disampaikan kerabat Ahmad Dhani, Lieus Sungkharisma, Jumat 27 Desember 2019.

    "Rencananya kami akan konvoi, karena banyak masyarakat yang antusias mau mengantar (pulang)," katanya. 
     
    Lieus, tersangka pidana makar, mengatakan telah menerima kepastian kalau Ahmad Dhani bisa 'menghirup udara bebas' pada Senin 30 Desember mendatang. "Tadi sudah lihat berkasnya dari kejaksaan. Sudah confirmed," katanya.
     
    Sebanyak ratusan relawan dan fans Dhani disebutnya berencana menyambut sekaligus konvoi untuk menjemput dari rutan Cipinang. Mereka rencananya berkumpul mulai pukul 10.00 WIB.
     
    Para penggemar itu akan mengantar Dhani hingga kediamannya di Pondok Indah Jakarta. "Izin kepolisiannya sudah kami urus untuk 500 orang penjemput," kata eks juru kampanye capres Prabowo Subianto itu.
     
    Ahmad Dhani mendekam di penjara setelah PN Jakarta Selatan menjatuhkan vonis selama 1 tahun dalam perkara ujaran kebencian. Dhani sudah ditahan sejak 28 Januari 2019 dan sempat dititipkan di Rutan Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPK Berencana Menghapus Hasil Penyadapan 36 Perkara

    Terdapat mekanisme yang tak tegas mengenai penghapusan hasil penyadapan 36 penyelidikan yang dihentikan KPK.