Warga Kampung Pulo Masih Terjebak Banjir Malam Ini

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Air luapan Kali Ciliwung masih menggenang di Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur hingg Rabu petang, 1 Januari 2020. Tempo/M Yusuf Manurung

    Air luapan Kali Ciliwung masih menggenang di Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur hingg Rabu petang, 1 Januari 2020. Tempo/M Yusuf Manurung

    Tempo.co,Jakarta  - Sejumlah warga Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara ,Jakarta Timur masih terjebak banjir akibat luapan Kali Ciliwung hingga malam ini. Pantauan Tempo di lokasi, air meluap hingga ke Jalan Jatinegara Barat arah ke Matraman Raya pada Rabu, 1 Januari 2019 pukul pukul 21.00.

    Ratusan warga terlihat mengungsi ke jalan tersebut. Sementara warga lain masih terjebak di rumahnya. "Mungkin ada puluhan yang masih di dalam. Khususnya yang di bantaran sungai," ujar Mugiyanto, anggota Satpol PP Jatinegara di lokasi, Rabu, 1 Januari 2020.

    Menurut Mugiyanto, air tersebut merupakan kiriman dari Bogor. Tim SAR masih menyisir lokasi untuk menjemput warga yang terjebak di rumahnya.

    Di lokasi yang sama, warga bernama Anto Aris sedang meminta-minta perahu karet untuk menjemput istri dan anaknya yang berumur empat tahun. Keluarganya masih terjebak dalam rumah atau belum dievakuasi. Menurut dia, air sudah setinggi pinggang orang dewasa di lantai dua rumahnya.

    "Saya butuh perahu yang kecil, karena rumah saya masuk ke gang sempit," ujar Aris Anto.

    Warga Kampung Pulo lain yang keluarganya masih terjebak dalam rumah adalah Ali. Menurut Ali, istri dan anaknya umur dua tahun tiga bulan sedang menunggu di atap rumah. Ia menceritakan, air Kali Ciliwung mulai meluap sekitar pukul 15.00.

    "Puncaknya jam 20.00 ini, cepat banget," kata dia.

    M YUSUF MANURUNG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ETLE, Berlakunya Sistem Tilang Elektronik Kepada Sepeda Motor

    Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah memberlakukan sistem tilang elektronik (ETLE) kepada pengendara sepeda motor.