4 Fakta Banjir Jakarta di Tahun Baru 2020

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara kondisi banjir di kawasan pemukiman dan perkantoran Bendungan Hilir, Jakarta, Rabu, 1 Januari 2020. TEMPO/Subekti

    Foto udara kondisi banjir di kawasan pemukiman dan perkantoran Bendungan Hilir, Jakarta, Rabu, 1 Januari 2020. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta -Sebagian warga DKI harus menjalani hari pertama di tahun 2020 dengan menghadapi bencana banjir Jakarta.

    Banjir Jakarta antara lain dipicu hujan yang mengguyur sejak malam pergantian Tahun Baru 2020 membuat air yang tak tertampung di selokan meluber ke jalanan, perumahan, pusat perbelanjaan hingga ke perkantoran.

    Kondisi diperparah dengan meluapnya air dari sejumlah kali dan sungai di Ibu Kota. Tak hanya Jakarta, bencana tersebut juga terjadi secara massif di wilayah Bogor, Bekasi, Tangerang dan Banten.

    Berikut 4 Fakta Banjir di Jakarta

    1. Detik-detik Air Menderas di BendungKatulampa

    Koordinator Sub Unit Pelayanan Ciliwung Katulampa, Andi Sudirman, menjelaskan kronologi terjadinya banjir. Menurut dia, kawasan Bogor dilanda hujan dengan intensitas lebat dan sedang sejak Selasa malam, 31 Desember 2019. Sejak saat itu pula terjadi kenaikan Tinggi Muka Air (TMA) di pintu Bendung Katulampa.

    "Sore kemarin TMA dari pukul 18.00 hingga 21.00 berada di angka 40 hingga 90 centimeter. Itu masih siaga 4 dan bertahan hingga dini hari tadi," kata Andi kepada Tempo saat dihubungi, Rabu 1 Januari 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.