Depok Punya Alun-alun, Ini Berbagai Fasilitasnya

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pemain Skateboard menunjukkan aksinya di BMX Park Alun-Alun Kota Depok, Jawa Barat, Minggu, 12 Desember 2020. Pemerintah Kota Depok meresmikan Alun-Alun Kota Depok yang merupakan ruang terbuka hijau seluas 3,9 hektare dengan biaya dengan fasilitas diantaranya lapanngan futsal, lapangan basket, BMX park, skate park, outdoor gym, dan wahana wall climbing serta taman bermain anak. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Sejumlah pemain Skateboard menunjukkan aksinya di BMX Park Alun-Alun Kota Depok, Jawa Barat, Minggu, 12 Desember 2020. Pemerintah Kota Depok meresmikan Alun-Alun Kota Depok yang merupakan ruang terbuka hijau seluas 3,9 hektare dengan biaya dengan fasilitas diantaranya lapanngan futsal, lapangan basket, BMX park, skate park, outdoor gym, dan wahana wall climbing serta taman bermain anak. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Depok – Pemerintah Kota Depok telah meresmikan alun-alun yang berdiri di atas lahan seluas 3,9 hektare. Berbagai fasilitas bisa dinikmati warga Depok.

    Dari pantauan Tempo, berbagai fasilitas yang ada di alun-alun Depok diantaranya ialah greenhouse, lapangan futsal, lapangan basket, jalur sepeda BMX, outdoor gym, arena skateboard. 

    Lalu ada Menara Pandang, Bike Shelter, Co-Working Space, Bus Shelter, Jembatan Utama, Kolam Retensi dan Dermaga, Greenhouse and Signage, Taman Lansia, Taman Anak-Anak, Gedung Pendopo, Gallery, Dinding Mural, Taman Sculpture dan Amphitheater.

    Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengatakan alun-alun merupakan ruang terbuka hijau terpadu tingkat Kota Depok. Sehingga berbagai komponen unsur bidang dimasukkan dalam alun-alun.

    “Misalnya fungsi ekologi bagaimana bisa interaksi lansia, remaja, dan anak anak. Kemudian fungsi ekonomi serta kami juga sediakan komunitas seperti basket, futsal, wall climbing,” kata Idris usai peresmian alun-alun, Ahad, 12 Januari 2020.

    Idris melanjutkan pembangunan alun-alun merupakan amanat undang-undang, “Iya memang amanat undang-undang untuk diwujudkan di setiap kota. Alhamdulillah pembangunannya bisa selesai pada tahun ini,” sebut dia.

    Pembangunan alun-alun Depok dilakukan dalam dua tahap. Tahap I dikerjakan pada September 2018 dan rampung Januari 2019. Pembangunan tahap I memakan lahan 1,8 hektare dengan anggaran Rp 32 miliar dari APBD Kota Depok tahun anggaran 2018. Sedangkan Tahap II dilakukan pada Juni 2019 di atas tanah seluas 2,1 hektare dengan anggaran Rp 50,2 miliar dari APBD Kota Depok tahun anggaran 2019. 

    ADE RIDWAN YANDWIPUTRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.