PT KCI Tegaskan Rekrutmen Karyawan Tak Dipungut Biaya

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi lowongan pekerjaan. ANTARA/R. Rekotomo

    Ilustrasi lowongan pekerjaan. ANTARA/R. Rekotomo

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengimbau masyarakat mewaspadai pola rekrutmen karyawan yang mengatasnamakan perusahaan. Juru bicara PT KCI, Sylviane Purba, mengatakan seluruh informasi lowongan kerja PT KCI hanya diumumkan melalui situs resmi perusahaan yaitu www.krl.co.id dan media sosial @commuterline di Instagram maupun Twitter.

    "Rekrutmen KCI resmi tidak dipungut biaya apapun. Kami 24 jam bisa dihubungi di 021-121 untuk memastikan rekrutmen sedang dibuka atau tidak. Sekali lagi rekrutmen resmi hanya melalui krl.co.id," kata Sylviane melalui pesan singkatnya, Kamis, 30 Januari 2020.

    Sebelumnya, Satreskrim Polres Metro Depok menangkap pelaku penipuan berkedok rekrutmen karyawan PT Kereta Commuter Indonesia atau KCI. Pelaku atas nama Deby Annisa Cahyani, 26 tahun, menawarkan pekerjaan kepada calon korbannya dengan imbalan membayar sejumlah uang. “Pelaku mengaku sebagai karyawan PT. KCI untuk meyakinkan korbannya,” kata Daus kepada Tempo, Kamis 30 Januari 2020.

    Sylviane pun mengimbau masyarakat lebih jeli dan teliti bila mendapatkan pesan berupa pengumuman rekrutmen. Masyarakat diharapkan tidak mudah tertarik dengan segala bentuk kemudahan yang ditawarkan untuk menjadi pegawai dari orang yang mengatasnamakan PT KCI.

    Ia menjelaskan seluruh kontak dengan peserta rekrutmen dilakukan melalui nomor telepon maupun email resmi PT KCI. "Info rekrutmen yang menggunakan nomor telepon maupun alamat surat elektronik pribadi dapat dipastikan palsu," sebut Sylviane. 

    Selain itu, PT KCI juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak meneruskan atau menyebarkan pesan tentang pengumuman rekrutmen PT KCI yang terindikasi palsu untuk menghindari semakin banyaknya korban penipuan. "Rekrutmen kami ada di situs resmi perusahaan dan gratis," tutur Sylviane. 

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.