Harga Bawang Putih Meroket, Masyarakat Beli Bawang Putih Bencong

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedagang bawang putih di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur, saat ditemui pada Jumat, 7 Januari 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Pedagang bawang putih di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur, saat ditemui pada Jumat, 7 Januari 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Naiknya harga bawang putih di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur, membuat masyarakat mulai mencari produk alternatif dengan harga yang lebih murah. Ningsih, pedagang bawang putih di sana, mengatakan saat ini masyarakat mengincar bawang putih "bencong".

    "Harganya lebih murah, kalau yang normal jenisnya Kaiting itu harganya Rp 65 ribu per kilogram, yang bencong Rp 50 ribu," ujar Ningsih saat ditemui Tempo, Jumat, 7 Februari 2020.

    Adapun perbedaan bawang putih biasa dengan bencong, Ningsih mengatakan terletak pada ukuran dan kualitasnya. Jika bawang putih jenis Kaiting harum dan berukuran besar, maka bawang putih bencong berukuran lebih kecil dan kurang harum.

    Bawang bencong, kata Ningsih, saat ini menjadi incaran di tengah meroketnya harga komoditas itu. "Sekarang jenis ini paling laku, biar agak irit," ujar dia.

    Langkanya bawang putih ini merupakan imbas dari ditutupnya keran impor dari Cina ke Indonesia. Penutupan dilakukan sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus Corona.

    Belum diketahui sampai kapan kebijakan ini akan diberlakukan oleh Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian. Berdasarkan Permentan No.38 Tahun 2017, impor produk hortikultura hanya bisa dilakukan melalui rekomendasi dari Kementerian Pertanian.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.