Pesan Terakhir Pria Ini Sebelum Dilaporkan Sebagai Orang Hilang

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi orang hilang. Bangordailynews.com

    Ilustrasi orang hilang. Bangordailynews.com

    TEMPO.CO, Depok – Media sosial digegerkan dengan pesan laporan orang hilang, yang dialami oleh seorang warga Puri Bojong Lestari, Pabuaran, Bojonggede, Kabupaten Bogor.

    Dalam pesan tersebut, pria atas nama H. Syamsurizal, 56, hilang sejak Selasa 4 Februari 2020 dan belum kembali hingga kini.

    “H.Syamsurizal diminta seseorang untuk mengantar ke wilayah Cikampek, dalam rangka memenuhi permintaan seseorang yang menyewa mobil miliknya,” tulis pesan yang disebarkan melalui whatsapp tersebut.

    Syamsurizal pergi ke Cikampek menggunakan kendaraan miliknya Daihatsu Xenia Nopol B 1180 UV dan terakhir kali mengabarkan pihak keluarga melalui whatsapp grup pada pukul 12.44, Selasa 4 Februari 2020.

    “Namun setelah itu korban tidak bisa dihubungi lagi sampai saat ini, korban bukan driver online,” lanjut pesan itu.

    Pihak keluarga pun mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bojonggede.

    Dikonfirmasi terpisah, Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Bojonggede, Inspektur Satu Jajang Rahmat membenarkan adanya laporan orang hilang tersebut.

    “Iya pihak keluarga membuat laporan bantuan pencarian,” kata Jajang dikonfirmasi Tempo, Sabtu 8 Februari 2020.

    Jajang menambahkan, pihaknya masih lakukan penyelidikan terkait kasus tersebut pasalnya hingga kini handphone Syamsurizal belum bisa dihubungi karena dalam kondisi mati.

    “Hp nya mati, jadi nggak bisa ke lacak, informasi awal ke Cikampek, tapi belum tau ke mananya,” kata Jajang.

    Jajang menambahkan, pihaknya akan lakukan koordinasi dengan penjaga gerbang tol Cikampek untuk mendeteksi keberadaan Syamsurizal yang dilaporkan sebagai orang hilang. “Kita mau koordinasi dengan orang tol, mungkin besok Senin, sementara saksi yang diperiksa baru satu yaitu istrinya,” kata Jajang.

    ADE RIDWAN YANDWIPUTRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.