Ahmad Riza Patria Pergi Umrah Sebelum Pemilihan Wagub DKI

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra Ahmad Riza Patria (kiri) bersama ketua DPD Gerindra Muhamad Taufik saat jumpa media di Kebun Sirih, Jakarta Pusat, Jumat 31 Januari 2020. Tempo/Taufik Siddiq

    Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra Ahmad Riza Patria (kiri) bersama ketua DPD Gerindra Muhamad Taufik saat jumpa media di Kebun Sirih, Jakarta Pusat, Jumat 31 Januari 2020. Tempo/Taufik Siddiq

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua partai Gerindra DKI, Mohammad Taufik, optimistis Ahmad Riza Patria bisa menang dalam proses pemilihan wakil gubernur atau Wagub DKI. Menurut dia, kunjungan Fraksi Gerindra mengenalkan calon wakil gubernur yang diusungnya itu mendapat respons positif dari para legislator Kebon Sirih.

    Dalam proses pemindahan Wagub DKI, Riza bersanding dengan Nurmansjah Lubis calon yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS). "Inshaallah calon kami yang terpilih," kata Taufik di Balai Kota DKI, Selasa, 11 Februari 2020.

    Taufik mengatakan sebelum proses pemilihan, Riza akan menjalani ibadah umrah. Riza bakal berangkat ke Arab Saudi pada Kamis, 13 Februari 2020. "Umrahnya selama enam hari," ujarnya.

    Setelah umrah, kata dia, Riza bakal menjalin komunikasi dengan Fraksi PKS. Awalnya, agenda pertemuan antara Fraksi Gerindra dan Riza dengan Fraksi PKS dijadwalkan pekan kemarin, tapi batal karena ada kendala. "Setelah umrah akan kembali dijadwalkan pertemuannya," tutur Taufik.

    Anggota Fraksi PKS DKI, Abdul Aziz, pun yakin calon yang diusungnya bisa menang dalam persaingan merebut kursi Wagub DKI. Menurut dia, Nurmansjah mempunyai keunggulan pernah menjadi anggota DPRD DKI selama dua periode.

    "Jadi punya relasi. Sebelum mengajukan Nurmansjah kami juga sudah melakukan survei," ujar Abdul.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.