Banjir Kembali Landa Puluhan Rumah di Kota Depok

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Banjir setinggi pinggang orang dewasa atau 1 meter lebih genangi dua perumahan di Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, Minggu 16 Februari 2020. TEMPO/ADE RIDWAN

    Banjir setinggi pinggang orang dewasa atau 1 meter lebih genangi dua perumahan di Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, Minggu 16 Februari 2020. TEMPO/ADE RIDWAN

    TEMPO.CO, Depok -Banjir kembali melanda puluhan rumah di Kota Depok, yang kali ini terjadi di komplek Perumahan Puri Bella dan Villa Bunga, Kelurahan Kalimulya, KecamatanCilodong.

    Banjir setinggi pinggang orang dewasa atau satu meter lebih itu menggenangi 21 rumah. Diantaranya 3 rumah di Puri Bella dan 21 rumah di Villa Bunga.

    “Para warga terdampak sementara evakuasi ke rumah keluarga terdekat,” kata Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Denny Romulo di lokasi, Minggu 16 Februari 2020.

    Denny mengatakan, banjir disebabkan oleh luapan kali Mala yang mengalir persis di samping dua komplek perumahan tersebut. “Debit air tiba-tiba meningkat saat hujan deras melanda sekitar pukul 14.00,” kata Denny.

    Selain banjir, lanjut Denny, jembatan penghubung yang melintang diatas aliran kali tersebut juga longsor dan sebabkan akses warga tertutup.

    “Saat ini untuk bencana banjirnya kami upayakan untuk menyedot dan mengalirkan air, sementara untuk jembatan ambrol menunggu Dinas PUPR Kota Depok,” kata Denny.

    Diketahui, hujan mengguyur Kota Depok sejak pukul 13.00 dan hingga 18.00 hujan masih mengguyur.

    Sebelumnya, imbas hujan, tiga RT di kawasan Tirta Mandala, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Depok, Jawa Barat terendam banjir setinggi kurang lebih satu meter pada Sabtu 15 Februari 2020 sore. Banjir menggenangi di tiga RT yakni RT3, RT 4 dan RT 5 RW 18 kelurahan tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.