Viral Pencurian Modus Geser Tas di Restoran Bebek di Jalan Pemuda

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pencurian. Shutterstock

    Ilustrasi pencurian. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Aksi pencurian dengan modus geser tas kembali terjadi. Kali ini berlangsung di Restoran Bebek Kaleyo, Jalan Pemuda, Pulogadung, Jakarta Timur pada Kamis, 20 Februari 2020 sekitar pukul 13.00.

    Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Arie Ardian Rishadi membenarkan peristiwa tersebut. "Sedang dicek dan proses oleh reserse," ujar Arie Ardian saat dikonfirmasi Tempo, Sabtu, 22 Februari 2020.

    Video pencurian tas tersebut terekam kamera CCTV dan videonya viral di media sosial. Dalam akun Instagram @warung_jurnalis, korban mengalami kehilangan tas yang berisi laptop merek HP. Selain itu, dompet korban yang berisi STNK, kartu-kartu perbankan dan kunci mobil disebut juga ada dalam tas tersebut.

    Sebelumnya, kasus pencurian dengan modus geser tas juga terjadi di sebuah restoran di Pondok Indah. Polisi menangkap dua anggota komplotan pencurian yakni Efendi alias Pendi, 45 tahun dan Aan Syahputra atau Hendra (34).

    Modus yang digunakan pelaku di Pondok Indah adalah dengan cara berpura-pura menjadi pengunjung. Salah satu anggota komplotan lantas seolah-olah menelpon sambil mondar-mandir di sekitar korban.

    Setelah korban tidak curiga, pelaku menggeser tas milik korban yang ditaruh di lantai restoran dengan menggunakan kaki. Selanjutnya, pelaku lain mengambil tas tersebut dan membawanya kabur.

    Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar M. Irwan Susanto mengatakan bahwa komplotan pencuri modus geser tas yang baru ditangkap selalu menyasar korban-korban di tempat mewah, seperti di satu tempat kejadian perkara yakni restoran daerah Pondok Indah. "Sasarannya tempat yang ramai dan mewah, tempat yang sekiranya korban memiliki barang mewah," ujar Irwan di kantornya, Jumat, 7 Februari 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara