Dalam Sehari, 5 Orang Meninggal Karena Corona di Jakarta

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lalu lintas kendaran bermotor terlihat sepi setelah meluasnya penyebaran virus Corona atau Covid-19, di Jalan HR. Rasuna Said, Jakarta, Jumat, 20 Maret 2020. TEMPO/Imam Sukamto

    Lalu lintas kendaran bermotor terlihat sepi setelah meluasnya penyebaran virus Corona atau Covid-19, di Jalan HR. Rasuna Said, Jakarta, Jumat, 20 Maret 2020. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah korban meninggal dunia akibat corona di Jakarta bertambah 5 orang pada hari Sabtu, 21 Maret 2020.

    Menurut informasi dari laman resmi corona.jakarta.go.id pada pukul 18.00, total jumlah korban meninggal menjadi 25 orang, atau bertambah dari data sehari sebelumnya yakni 20 orang meninggal.

    Kenaikan pun terjadi pada jumlah orang yang dinyatakan positif corona COVID-19. Hingga petang ini, jumlah pasien positif corona menjadi 268 orang.

    Pada hari sebelumnya, orang positif corona hanya 224 orang atau bertambah 44 orang.

    Dari 268 orang yang positif, sebanyak 187 di antaranya telah diketahui kelurahan tempat pasien itu tinggal. Sedangkan sisanya atau 81 orang belum diketahui.

    Namun jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari COVID-19 bertambah 4 menjadi 17 orang. 

    Hingga saat ini, 156 orang masih dirawat dan 70 orang lainnya melakukan isolasi mandiri. 

    Update data corona secara nasional, jumlah pasien positif corona yang meninggal di Indonesia bertambah enam orang. "Ada penambahan kasus sebanyak 6 orang, sehingga total 38 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk penanggulangan Virus Corona atau COVID-19, Achmad Yurianto mengatakan di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Sabtu, 21 Maret 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.