990 Kasus Positif Corona Jakarta: 98 Meninggal, 56 Sembuh

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana lengang jalan Sudirman di Jakarta, Kamis 2 April 2020. Baru-baru ini kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah disahkan Presiden Joko Widodo untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Selain Pembatasan Sosial Berskala Besar, Presiden Jokowi juga memberikan opsi darurat sipil dalam siaran persnya. Tempo/Tony Hartawan

    Suasana lengang jalan Sudirman di Jakarta, Kamis 2 April 2020. Baru-baru ini kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah disahkan Presiden Joko Widodo untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Selain Pembatasan Sosial Berskala Besar, Presiden Jokowi juga memberikan opsi darurat sipil dalam siaran persnya. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta- Situs resmi corona.jakarta.go.id mencatat hingga 3 April 2020 pukul 18.00 WIB sebanyak 990 kasus positif terinfeksi virus corona alias Covid-19 ditemukan di Jakarta.

    Dari angka itu, sebanyak 627 pasien masih dirawat, sementara 56 orang sudah sembuh dan 98 orang meninggal dunia. Situs itu juga menyebut ada 209 pasien positif corona yang mengisolasi diri secara mandiri.

    Berdasarkan situs itu pula, sebanyak 2.496 orang di Ibu Kota berstatus sebagai orang dalam pemantauan (ODP), dengan rincian 513 orang masih dipantau dan 1983  orang telah selesai. Sementara itu, Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga mencatat 2.029 orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP), di mana 838 orang masih dirawat serta 1.191  orang sudah pulang dan sehat.

    Secara akumulasi jumlah ODP dan PDP, Jakarta Selatan menempati posisi pertama dengan jumlah 598. Disusul oleh Jakarta Timur 466 orang, Jakarta Utara 441 orang, Jakarta Barat 369 orang, dan Jakarta Pusat 286 orang. Sisanya adalah luar DKI Jakarta 499 orang dan tidak diketahui sebanyak 1.865 orang.

    Sebelumnya, Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan ada penambahan kasus positif corona sebanyak 196 orang pada Jumat, 3 April 2020. "Sehingga total kini menjadi 1.986 kasus, dari 1.790 kasus," ujar Yurianto melalui telekonferensi streaming pada Jumat, 3 April 2020.

    Lalu, untuk pasien sembuh kini bertambah menjadi 134 orang dari sebelumnya 112 orang. Sedangkan, untuk pasien meninggal karena virus corona menjadi 181 orang, dari sebelumnya 170 orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTUN: Blokir Internet di Papua dan Papua Barat Melanggar Hukum

    PTUN umumkan hasil sidang perihal blokir internet di Papua dan Papua Barat pada akhir 2019. Menteri Kominfo dan Presiden dinyatakan melanggar hukum.