Angka Kematian Pasien Corona di DKI Lebih Tinggi dari Nasional

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemakaman jenazah dengan protokol pasien Virus Corona. REUTERS/Willy Kurniawan

    Pemakaman jenazah dengan protokol pasien Virus Corona. REUTERS/Willy Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta -Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat jumlah pasien yang terjangkit virus corona atau SARS-CoV 2 mencapai 1.443 orang pada Rabu, 8 April 2020. Adapun angka kematian pasien yang terjangkit Covid-19 mencapai 141 atau sekitar 10 persen.

    Mengutip dari laman resmi corona.jakarta.go.id, milik DKI jumlah pasien yang sembuh sebanyak 69 orang atau 5 persen dari jumlah pasien Covid-19 di Ibu Kota. Hingga hari ini pasien yang masih dirawat sebanyak 895 orang atau 62 persen. Sedangkan, yang menjalani isolasi mandiri ada 338 orang (23 persen).

    Sementara, jumlah pasien dalam pengawasan Covid-19 di DKI mencapai 2.254 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 1.035 orang berstatus masih diawasi, sedangkan sisanya telah dinyatakan sehat. Sedangkan, jumlah orang dalam pemantauan mencapai 2.598 orang. Sebanyak 544 orang di antaranya berstatus masih dipantau dan sisanya telah dinyatakan sehat.

    Adapun jumlah pasien yang terjangkit virus corona secara nasional telah tembus 2.738 orang. Dari jumlah tersebut pasien yang sembuh mencapai 204 orang dan yang meninggal 221 orang atau 8 persen dari jumlah pasien Covid-19. Angka kematian atau case fatality rate kasus virus corona di DKI, lebih tinggi dari angka nasional.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.