PSBB Jakarta, Polda Metro Jaya Siap Kawal Mobil Logistik Gratis

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas keamanan melakukan pemeriksaan aktivitas keluar masuk mobil tangki pengangkut minyak di depot Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM), Plumpang, Jakarta, 1 November 2016. TEMPO/Subekti

    Petugas keamanan melakukan pemeriksaan aktivitas keluar masuk mobil tangki pengangkut minyak di depot Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM), Plumpang, Jakarta, 1 November 2016. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya siap memberikan layanan pengawalan terhadap mobil pengangkut logistik dan BBM secara gratis pada saat penerapan PSBB Jakarta mulai tengah malam nanti.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan pengawalan ini untuk memastikan distribusi logistik dapat aman sampai tujuan selama massa pandemi corona. 

    "Pengawalan ini kami lakukan guna memastikan perjalanan kendaraan pengangkut logistik kebutuhan bahan pokok dan BBM berjalan lancar dan tiba di tempat tujuan dengan aman tanpa gangguan dan hambatan," ujar Yusri saat dihubungi, Kamis, 9 April 2020. 

    Yusri mengatakan pengawalan akan dilakukan untuk kendaraan yang masuk atau keluar wilayah DKI Jakarta. Pengawalan ini sebagai bagian dukungan polisi terhadap Pemprov DKI menghadapi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan memastikan ketersediaan bahan pokok dan BBM. 

    Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan layanan pengawalan ini, diimbau untuk menghubungi kantor Ditlantas Polda Metro Jaya dan Satlantas Polres atau dengan menemui tim pengawalan Ditlantas yang sedang melaksanakan patroli. 

    "Nanti tim dari Ditlantas akan membantu pengawalan tersebut," ujar Yusri. 

    Mulai Jumat dinihari nanti pukul 00.00, Pemprov DKI akan memberlakukan PSBB yang akan berlaku selama 14 hari dan dapat diperpanjang jika masih ditemukan penyebaran infeksi virus tersebut. Saat ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih menyiapkan Pergub untuk penerapan PSBB. 

    Beberapa hal yang dilarang dalam penerapan status PSBB Jakarta tersebut, seperti berkerumun lebih dari 5 orang, berboncengan saat naik motor, hingga tak mengenakan masker saat naik transportasi umum. Status diberlakukan karena angka penularan virus corona terus melonjak. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.