BPBD DKI: 16 RW di Jakarta Masih Tergenang Banjir Hingga Sore Ini

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi banjir. Dok. TEMPO/M. Iqbal Ichsan

    Ilustrasi banjir. Dok. TEMPO/M. Iqbal Ichsan

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD DKI mencatat 16 RW tergenang banjir akibat meluapnya air kali Ciliwung dan Kali Pasanggrahan.

    "Update info banjir pukul 15.00 WIB, 16 RW tergenang," ujar Kepala Pusat Data dan Komunikasi BPBD DKI, Muhamad Insyaf dalam keterangan tertulisnya, Kamis sore 21 Mei 2020.

    Insyaf menyebutkan titik banjir tersebut yaitu di Kelurahan Kebon Baru, 1 RW ketinggian air 20 cm, Kelurahan Kampung Melayu, 5 RW ketinggian air 15-130 cm, Kelurahan Cililitan, 3 RW ketinggian air 30-150 cm, Kelurahan Cawang, 5 RW ketinggian air 20-120 cm. Banjir ini disebabkan oleh luapan Kali Ciliwung.

    Selian itu, Insyaf menambahkan banjir juga masih tergenang di Kelurahan Pondok Pinang, 2 RW dengan ketinggian air 20-110 cm, banjir diakibatkan dari luapan Kali Pesanggrahan. 

    Insyaf menyebutkan dampak dari banjir tersebut satu keluarga dengan 5 jiwa di Kampung Melayu saat ini harus menungsi di kantor kelurahan. "Pengungsi 1 kk, 5 jiwa," ujarnya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.