193 Penumpang Tiba di Terminal Pulo Gebang pada 9-23 Mei 2020

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas keamanan berjaga di area Terminal Pulo Gebang, Jakarta, Jumat, 24 April 2020. Pengelola Terminal Pulogebang menutup operasional layanan bus antar kota antar provinsi (AKAP) mulai 24 April 2020, setelah berlakunya kebijakan larangan mudik dari pemerintah. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Petugas keamanan berjaga di area Terminal Pulo Gebang, Jakarta, Jumat, 24 April 2020. Pengelola Terminal Pulogebang menutup operasional layanan bus antar kota antar provinsi (AKAP) mulai 24 April 2020, setelah berlakunya kebijakan larangan mudik dari pemerintah. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, mencatat jumlah kedatangan penumpang dari luar wilayah Jakarta sejak 9 Mei hingga 23 Mei 2020 sebanyak 193 orang.

    "Mereka tiba di Terminal Pulo Gebang menggunakan total 41 unit bus dari berbagai daerah di luar Jakarta," kata Kepala Terminal Terpadu Pulo Gebang, Bernad Pasaribu di Jakarta, Senin sore, 25 Mei 2020.

    Kedatangan penumpang terjadi sejak Senin (11/5) sebanyak tiga penumpang, Selasa (12/5) sebanyak 22 penumpang, Rabu (13/5) tiga penumpang, Kamis (14/5) 15 penumpang dan Jumat (15/5) sebanyak satu penumpang.

    "Pada tanggal 9, 10 dan 16 Mei 2020 tidak ada kedatangan penumpang," katanya.

    Pada Ahad (17/5) sebanyak 19 penumpang, Senin (18/5) sebanyak 38 penumpang, Selasa (19/5) 18 penumpang, Rabu (20/5) 37 penumpang, Kamis (21/5) 27 penumpang, Jumat (22/5) empat penumpang dan Sabtu (23/5) enam penumpang.

    "Untuk hari ini tidak ada kedatangan penumpang terhitung sejak pukul 00.00 WIb hingga pukul 18.00 WIB," katanya.

    Penumpang yang tiba di terminal, kata Bernad, dilakukan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19, seperti pengecekan suhu, surat keterangan sehat dan lainnya.

    "Bagi yang melanggar kami kembalikan ke daerahnya," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan RUU Perlindungan Data Pribadi

    Pembahasan RUU Perlindugan Data Pribadi sedianya sudah berjalan sejak tahun 2019. Namun sampai awal Juli 2020, pembahasan belum kunjung berakhir.