New Normal di Margasatwa Ragunan, Pengelola Batasi Pengunjung

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengumuman Tutup libur satwa yang terdapat diarea pintu gerbang Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, 25 Mei 2020. Libur Lebaran yang biasanya ramai pengunjung, kini Taman Margasatwa Ragunan masih ditutup untuk umum selama pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sampai batas waktu yang belom ditentukan.  TEMPO/Nurdiansah

    Pengumuman Tutup libur satwa yang terdapat diarea pintu gerbang Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, 25 Mei 2020. Libur Lebaran yang biasanya ramai pengunjung, kini Taman Margasatwa Ragunan masih ditutup untuk umum selama pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sampai batas waktu yang belom ditentukan. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Taman Margasatwa atau Kebun Binatang Ragunan menyatakan belum mendapatkan arahan untuk membuka pelayanan wisata setelah diterapkan kebijakan new normal. "Baru akan dirapatkan untuk konsep new normal di internal kami pekan ini," kata Kepala Satuan Pelaksana Promosi Ragunan, Ketut Widarsana, saat dihubungi, Kamis, 28 Mei 2020.

    Menurut Ketut, Ragunan memastikan bakal tetap menerapkan protokol umum kesehatan Covid-19 seperti pemeriksaan suhu, jaga jarak, dan penggunaan masker bagi pegawai hingga pengunjung tempat wisata di Jakarta Selatan ini.

    Selain itu, Kebun Binatang Ragunan bakal mulai membatasi jumlah pengunjung per hari untuk bisa masuk ke tempat wisata ini. "Terkait pembatasan berapa yang bisa masuk akan kami bahas," ujar Ketut. 

    Selama ditutup, kata dia, Ragunan tetap berusaha menghibur warga lewat pertunjukan satwa secara virtual. Setiap pekan, Ragunan menyiarkan secara langsung pertunjukan satwa di akun Instagram @ragunanzoo.

    Pada Ahad, 31 Mei 2020, Ragunan akan menyiarkan langsung pemberian makan Orang Utan. Siaran langsung secara virtual itu akan disiarkan selama 30 menit mulai pukul 10.00 WIB. "Kami tetap menyajikan pertunjukan virtual seminggu sekali," ujarnya.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan RUU Perlindungan Data Pribadi

    Pembahasan RUU Perlindugan Data Pribadi sedianya sudah berjalan sejak tahun 2019. Namun sampai awal Juli 2020, pembahasan belum kunjung berakhir.