Pedagang Bakso yang Ludahi Mangkok Pembeli Ikuti Tes Covid-19

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kesehatan mengambil sampel darah pekerja saat tes diagnostik cepat (rapid test) COVID-19 di sebuah pabrik rokok di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu, 27 Mei 2020. ANTARA/Siswowidodo

    Petugas kesehatan mengambil sampel darah pekerja saat tes diagnostik cepat (rapid test) COVID-19 di sebuah pabrik rokok di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu, 27 Mei 2020. ANTARA/Siswowidodo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Sektor Kembangan, Komisaris Imam Setiawan menyatakan pedagang bakso yang meludahi mangkok pembeli mengikuti tes Covid-19. Dari hasil rapid test yang dilakukan kepada pedagang bernama Windra Suherman (21 tahun) menunjukkan negatif.

    "Sudah periksa rapid test Covid-19, hasilnya negatif," kata Imam kepada Tempo melalui panggilan telepon, Jumat, 26 Juni 2020. Saat ini Windra masih menjalani pemeriksaan di Polsek Kembangan, Jakarta Barat. 

    Sebelumnya, Kapolsek Kembangan sempat ingin melepas Windra. "Iya, baru rencana dikembalikan ke keluarga tapi belum sempat. Terus kita panggil, periksa mendalam lagi. Ya, sampai sekarang di Polsek belum sempat dipulangkan," kata Imam.

    Awalnya, kata Imam, pedagang bakso bercerita bahwa dia cuma mencium bakso tersebut. "Terus kita dalami lagi, CCTV kita periksa lagi, ternyata dia ngaku," ujarnya. Pengakuan tersebut membuat polisi mendalami kasus Windra.

    Menurut Imam, korban yang menyiarkan rekaman itu belum melapor ke Polsek. Kata dia, Hikmah hanya membagikan rekaman tersebut. "Untuk melapor belum ada sampai sekarang," ujarnya.

    Imam mengaku Windra ditangkap berdasarkan video yang dibagikan ke media sosial. "Iya, berdasarkan video, berdasarkan ekspose," tutur Imam.

    M JULNIS FIRMANSYAH | IHSAN RELIUBUN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Megawati Bergelimang Gelar Doktor Honoris Causa walau Tak Tamat Kuliah

    Megawati akan menerima gelar kehormatan dari Universitas Pertahanan. Gelar itu akan melengkapi koleksi gelar Doktor Honoris Causa yang ia terima.