Camat Tebet Tutup 6 Tempat Usaha Pelanggar Protokol Kesehatan

Petugas Satpol PP meminta kursi-kursi dinaikan ke atas meja di sebuah warung makan yang melanggar aturan PSBB di Kebon Kacang, Jakarta, Senin, 1 Juni 2020. Selama PSBB, warung dan restoran masih diperbolehkan buka dan melayani pembeli dengan sistem antar atau bawa pulang. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta -Camat Tebet Dyan Airlangga secara rutin melakukan pengawasan dan mendapat laporan warga soal tempat-tempat usaha yang bandel melanggar protokol kesehatan selama PSBB transisi di wilayah Tebet, Jakarta Selatan. Warunk Upnormal Tebet merupakan salah satu dari 6 tempat usaha yang pada Sabtu malam, 29 Agustus lalu kedapatan melanggar sejumlah aturan.

“Banyak pelanggaran, seperti melebihi kapasitas pengunjung dari yang seharusnya 50 persen, ini lebih. Kemudian, tidak ada jaga jarak, dalam artian, ada meja-meja yang disilang yang harusnya tidak boleh ditempati, malah ditempati. Lalu, tidak ada papan pengumuman mengenai protokol kesehatan dan kapasitas,” ujar Dyan saat dihubungi Tempo pada Selasa, 1 September 2020.

Baca: DKI Bakal Bikin Shelter Warga Eks Bukit Duri di Tebet Barat, Begini Kata Camat

Dyan mengaku menerima banyak laporan dari warga terkait Warunk Upnormal dan beberapa tempat lain di wilayah Tebet yang melanggar. Ia juga telah menyampaikan peringatan agar tempat-tempat usaha itu segera mematuhi protokol kesehatan.“Itu sudah saya ingatkan kepada mereka, tapi ya malam Minggu kemarin tetap dilanggar,” ujar Dyan.

Akibat pelanggaran tersebut, Warunk Upnormal dan beberapa tempat lainnya ditutup sementara. Selain sebagai sanksi, penutupan yang dilakukan selama 1x24 jam itu ditujukan agar tempat usaha segera membenahi penerapan protokol kesehatan sebelum diizinkan buka kembali.

“Ditutup dalam artian ditutup sementara, supaya mereka mempersiapkan protokol tempat usaha. Kita kasih waktu 1 hari, 1x24 jam, setelah kita tutup, kita lihat, kalau sudah sesuai baru boleh buka lagi,” kata Dyan.

Ia menyampaikan bahwa meskipun sanksi yang dikenakan pada pada akhir pekan lalu masih berupa penutupan sementara, bukan tidak mungkin sanksi denda progresif akan dikenakan jika tempat-tempat usaha masih bandel dan melanggar berulang kali, tepatnya jika sudah pernah kena sanksi administrasi.

“Belum sih, kan baru penutupan sementara, nanti kalau mereka melanggar lagi kita kenakan sanksi administrasi, kemudian kalau mereka setelah seminggu atau dua minggu melanggar lagi setelah kena sanksi denda, ya kita kenakan sanksi progresif,” ujar Dyan.

ACHMAD HAMUDI ASSEGAF | MARTHA WARTA






Tanda-tanda Pandemi Covid-19 Berakhir, WHO Keluarkan 6 Kebijakan

21 hari lalu

Tanda-tanda Pandemi Covid-19 Berakhir, WHO Keluarkan 6 Kebijakan

Dirjen WHO menyatakan sudah ada tanda-tanda pandemi Covid-19 akan berakhir.


Pandemi Covid-19 Belum Usai, Tetap Tegakkan Protokol Kesehatan

23 hari lalu

Pandemi Covid-19 Belum Usai, Tetap Tegakkan Protokol Kesehatan

Pakar epidemiologi mengimbau masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan karena pandemi COVID-19 belum berakhir.


3 Komponen yang Pengaruhi Reinfeksi Covid-19

42 hari lalu

3 Komponen yang Pengaruhi Reinfeksi Covid-19

Pakar patologi klinik menyebut terjadinya reinfeksi atau penularan berulang tergantung pada tiga komponen penting COVID-19. Apa saja?


Cacar Monyet Merambah Indonesia, Ini Langkah-langkah Kemenkes

43 hari lalu

Cacar Monyet Merambah Indonesia, Ini Langkah-langkah Kemenkes

Pria itu sebelumnya memiliki riwayat perjalanan ke Eropa Barat dan memiliki gejala demam dan ruam yang khas gejala cacar monyet.


Kemenko PMK Minta Masyarakat Kenali Gejala Cacar Monyet

44 hari lalu

Kemenko PMK Minta Masyarakat Kenali Gejala Cacar Monyet

Masyarakat perlu tahu gejala klinis cacar monyet sehingga dapat segera melaporkan ke fasilitas kesehatan terdekat jika menemukan tanda-tandanya.


Perlunya Peran Masyarakat untuk Menekan Kasus COVID-19

44 hari lalu

Perlunya Peran Masyarakat untuk Menekan Kasus COVID-19

Kemenko PMK meminta peran masyarakat dalam mencegah penyebaran COVID-19 dengan terus menerapkan protokol kesehatan dan vaksinasi.


Protokol Kesehatan Masuk Kepulauan Seribu Diperketat, Wajib Scan PeduliLindungi

48 hari lalu

Protokol Kesehatan Masuk Kepulauan Seribu Diperketat, Wajib Scan PeduliLindungi

Polsek Kepulauan Seribu Selatan dan Polsek Kepulauan Seribu Utara melakukan pengetatan protokol kesehatan di dermaga kedatangan.


Capaian Vaksin Booster Baru 27,22 Persen, Pemerintah Imbau Nakes Segera Suntik Vaksin Keempat

5 Agustus 2022

Capaian Vaksin Booster Baru 27,22 Persen, Pemerintah Imbau Nakes Segera Suntik Vaksin Keempat

Pemerintah akan mengumumkan soal vaksin booster kedua untuk masyarakat umum.


Satgas Covid-19 Sebut Jawa Barat Provinsi Terendah Dalam Kepatuhan Memakai Masker

5 Agustus 2022

Satgas Covid-19 Sebut Jawa Barat Provinsi Terendah Dalam Kepatuhan Memakai Masker

Satgas Covid-19 menyebut provinsi Jawa Barat terendah dalam kepatuan memakai masker dan kedua tertinggi penyumbang kasus harian.


Satgas Covid-19 Antisipasi Kenaikan Kasus Setelah Sejumlah Subvarian Merebak di 4 Negara Tetangga

5 Agustus 2022

Satgas Covid-19 Antisipasi Kenaikan Kasus Setelah Sejumlah Subvarian Merebak di 4 Negara Tetangga

Satgas Covid-19 meminta masyarakat kembali memperketat protokol kesehatan setelah empat negara tetangga mengalami lonjakan kasus.