Epidemiolog: Penularan Covid-19 Baru Melandai di DKI Pertengahan Tahun Ini

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. Shutterstock

    Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. Shutterstock

    TEMPO.CO, JakartaEpidemiolog dari Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono memperkirakan penularan Covid-19 di DKI Jakarta, bakal mulai menurun pertengahan tahun 2021. "Tapi tetap tidak boleh menurunkan pengawasan terhadap protokol kesehatan," kata Tri saat dihubungi, Rabu, 13 Januari 2021.

    Penularan wabah mulai menurun karena menjelang pertengahan tahun ini masyarakat mulai disuntik vaksin Covid-19. Melalui penyuntikan pemicu kekebalan terhadap virus Covid-19 diharapkan bisa mengendalikan wabah ini. "Namun jangan jadikan vaksin senjata utamanya.”

    Setelah divaksin, masyarakat harus tetap menjaga prosedur kesehatan. “Bahkan sampai pertengahan tahun depan," ujarnya.

    Pada pertengahan tahun ini, penularan wabah diperkirakan bakal menurun setengahnya. Bahkan di beberapa wilayah Indonesia diperkirakan berubah status menjadi epidemik, yang berarti wabah sudah menurun jauh dan bisa dikendalikan.

    "Saat statusnya epidemik, yang harus terus dipastikan adalah isolasi kasus. Karena penularannya sudah bersifat lokal."
    Untuk wilayah DKI Jakarta, menurut Tri, masih sulit untuk benar-benar menekan penularan sampai berstatus epidemik. "Karena Jakarta pusat kegiatan. Jadi tracing, testing dan isolasi tetap harus dijaga."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ajakan dalam Cuitan Kristen Gray Versus Izin Tinggal WNA di Indonesia

    Sejak 18 Januari 2021, terpantau sejumlah warganet yang membicarakan Kristen Gray, Ia warga negara asing atau WNA asal Amerika Serikat.