Polisi: Sindikat Tes Swab dan Rapid Test Palsu Pemicu Timbulnya Klaster Pesawat

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus saat merilis sindikat pemalsu surat PCR dan Rapid Test, Senin, 25 Januari 2021. TEMPO/M Julnis Firmansyah

TEMPO.CO, Jakarta -Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan akibat maraknya penggunaan surat Tes Swab dan Rapid Test palsu untuk bepergian ke luar kota, saat ini telah muncul klaster pesawat.

Mereka terpapar virus Covid-19 dari penumpang yang positif Covid-19 namun tidak terpantau. 

"Jadi akibat pemalsuan ini sangat besar, bahkan sempat terjadi klaster pesawat. Sementara dari pihak pemerintah sudah melakukan upaya, tapi ada oknum yang cari keuntungan," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 25 Januari 2021.

Melihat hal tersebut, Yusri mengatakan pihaknya tidak akan main-main dalam pengungkapan sindikat pembuat surat tes palsu itu. Tak cuma itu, polisi juga akan menangkap para pengguna hingga orang yang menyuruh menggunakan surat abal-abal itu. 

Baca juga : Polisi Kembali Ringkus Sindikat Pemalsu Tes Swab dan Rapid Test

"Saat ini belum ada tanda-tanda terjadi penurunan angka penularan Covid-19. Makanya jangan sampai ada lagi kasus seperti ini," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Tubagus Ade Hidayat.  

Polisi belum lama ini kembali membongkar sindikat pemalsu surat PCR dan Rapid Test palsu, mereka antara lain terdiri dari RSH, RHM, Y, MN, dan SP. Komplotan ini menjual surat bebas corona virus palsu untuk masyarakat yang ingin melakukan perjalanan menggunakan pesawat hingga kereta. 

Yusri menerangkan, para tersangka menjual jasa surat abal-abal itu melalui media sosial dan dari mulut ke mulut. Mereka memasarkan surat palsu tersebut sejak bulan November 2020 dengan harga Rp 90 ribu unik surat swab test dan rapid test antigen, serta Rp 900 ribu untuk PCR. 

Selain para tersangka, polisi juga meringkus tiga orang yang pengguna surat palsu tersebut. Mereka antara lain berinisial IS yang membeli, M yang memesan, SP yang menyuruh M memesan surat palsu, dan KS anak di bawah umur yang menggunakan surat palsu tersebut.

Sebelumnya, Kepolisian Resor Bandara Soekarno-Hatta juga berhasil membongkar komplotan pembuat surat tes PCR dan Rapid Test palsu untuk ratusan pelanggan. Dalam kasus ini, polisi menangkap 15 orang yang di antaranya merupakan petugas keamanan Bandara Soekarno-Hatta. 

Atas perbuatanya, para tersangka pemalsu surat Tes Swab abal-abal dijerat dengan Pasal 263 KUHP ayat 1 dan 2 tentang pemalsuan serta penggunaan surat dokumen palsu. Para tersangka terancam dijerat dengan hukuman 6 tahun penjara. 

M JULNIS FIRMANSYAH






Polda Metro Jaya Kerahkan 602 Pasukan Amankan Acara P20 di Gedung DPR Besok

2 jam lalu

Polda Metro Jaya Kerahkan 602 Pasukan Amankan Acara P20 di Gedung DPR Besok

Polda Metro Jaya menyiapkan 602 personel untuk mengamankan jalannya G20 Parliamentary Speakers Summit (P20) ke-8 di Gedung DPR 5-7 Oktober 2022


Belajar dari Tragedi Kanjuruhan, Kapolda Metro Jaya Ingatkan Evaluasi Standar Pengamanan

4 jam lalu

Belajar dari Tragedi Kanjuruhan, Kapolda Metro Jaya Ingatkan Evaluasi Standar Pengamanan

Peristiwa tragedi Kanjuruhan itu, kata Kapolda Metro Jaya Fadil Imran, membuat semua pandangan masyarakat tertuju pada Polri


Catat 3 Lokasi Operasi Zebra Jaya 2022 di Jakarta Pusat

8 jam lalu

Catat 3 Lokasi Operasi Zebra Jaya 2022 di Jakarta Pusat

Polda Metro Jaya menggelar Operasi Zebra Jaya 2022 mulai 3 Oktober hingga 16 Oktober mendatang di seluruh wilayah Jadetabek.


Ketua Umum PSSI Diminta Mundur Buntut Tragedi Kanjuruhan, Ini Profil Mochamad Iriawan

21 jam lalu

Ketua Umum PSSI Diminta Mundur Buntut Tragedi Kanjuruhan, Ini Profil Mochamad Iriawan

Buntut insiden tragedi Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan 125 orang itu antara lain tuntutan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mundur.


Operasi Zebra 2022 Digelar, Berikut 14 Jenis Pelanggaran yang Disasar

23 jam lalu

Operasi Zebra 2022 Digelar, Berikut 14 Jenis Pelanggaran yang Disasar

TMC Polda Metro Jaya ingatkan ada sejumlah ancaman denda bagi pelanggar lalu lintas dalam momen Operasi Zebra 2022.


Operasi Zebra 2022 Dimulai Hari Ini, Apa Saja Sasaran Pelanggarannya?

1 hari lalu

Operasi Zebra 2022 Dimulai Hari Ini, Apa Saja Sasaran Pelanggarannya?

Polda Metro Jaya mulai melaksanakan Operasi Zebra Jaya 2022 pada hari ini Senin, 3 Oktober 2022, untuk menertibkan pelanggar lalu lintas.


Operasi Zebra 2022 Mulai Besok, Hindari 14 Pelanggaran Ini

1 hari lalu

Operasi Zebra 2022 Mulai Besok, Hindari 14 Pelanggaran Ini

Operasi Zebra 2022 digelar serentak di seluruh Indonesia. Sedangkan Polda Metro Jaya menggelar Operasi Zebra Jaya 2022 pada 3-16 Oktober.


Operasi Zebra Jaya 2022, Dirlantas Polda Metro Jaya: Tilang Adalah Pilihan Terakhir

2 hari lalu

Operasi Zebra Jaya 2022, Dirlantas Polda Metro Jaya: Tilang Adalah Pilihan Terakhir

Berbeda dengan razia Operasi Zebra Jaya, tidak ada toleransi bagi pelanggar lalu lintas yang tertangkap kamera tilang elektronik atau ETLE.


Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi, 12 Konter Pemeriksaan Imigrasi Telah Siap

2 hari lalu

Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi, 12 Konter Pemeriksaan Imigrasi Telah Siap

Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta yang melayani penerbangan internasional kembali beroperasi. Imigrasi siapkan 12 konter pemeriksaan.


Keberangkatan dan Kedatangan Lion Air Rute Arab Saudi Pindah ke Terminal 2F Soekarno-Hatta

3 hari lalu

Keberangkatan dan Kedatangan Lion Air Rute Arab Saudi Pindah ke Terminal 2F Soekarno-Hatta

Lion Air mengumumkan perpindahan terminal kedatangan dan keberangkatan internasional rute Arab Saudi dari Terminal 3 ke Terminal 2F Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.