Permohonan Selebgram Abdul Kadir untuk Rehabilitasi Narkotika Dikabulkan

Selebgram Abdul Kadir. Instagram/@d_kadoor

TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya mengabulkan permintaan rehabilitasi dari ketergantungan narkoba yang diajukan oleh selebgram Abdul Kadir. Kadir sudah menjalani rehabilitasi sejak beberapa hari lalu. Sehingga pihak kepolisan tidak bertanggung jawab lagi terhadap penahanan terhadap selebgram dengan pengikut 1,7 juta orang itu.

Polisi menyatakan tidak ada barang bukti yang ditemukan, tapi Kadir positif sabu. “Yang kami temukan barang buktinya hanya bong dan klip bekas pakai, akhirnya direhab," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus saat dihubungi, Senin, 15 Februari 2021. 

Baca: Fakta Penangkapan Abdul Kadir: Coba-coba Pakai Sabu hingga Rehabilitasi

Polisi menangkap selebgram dengan akun @d_kadoor itu di hotel pada 27 Januari 2021. Ia ditangkap di salah satu hotel di Pancoran, Jakarta Selatan.  

Sebelum menangkap Kadir, polisi terlebih dulu meringkus F di hotel itu. Setelah dikembangkan, diketahui bahwa F baru saja melakukan pesta sabu bersama Kadir, teman lamanya. 

Polisi kemudian menciduk Kadir di kamar yang berbeda. Ia pun mengaku baru mengonsumsi narkotika itu bersama F yang sudah sekitar tiga bulan menggunakan sabu. 

Kepada polisi, Abdul Kadir mengaku baru kali itu mengkonsumsi sabu. Ia mengatakan alasannya mencicipi barang haram itu hanya ingin coba-coba. Dalam pembelian pertama, Kadir mengaku hanya membeli 1/4 gram seharga Rp 200 ribu. "Penyidik akan mendalami lagi." 






Street Race Bakal Digelar Kembali di Kemayoran, Polda: Balap Liar Berkurang

15 menit lalu

Street Race Bakal Digelar Kembali di Kemayoran, Polda: Balap Liar Berkurang

Kombes Pol Latif Usman mengatakan ajang balapan jalanan Street Race kelima akan digelar kembali di Kemayoran.


Kejagung Jawab Hotman Paris Hutapea & RAPBD DKI 2023 Bengkak Rp 4,7 Triliun Jadi Top 3 Metro

2 hari lalu

Kejagung Jawab Hotman Paris Hutapea & RAPBD DKI 2023 Bengkak Rp 4,7 Triliun Jadi Top 3 Metro

Top 3 Metro hari ini dimulai dari berita Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana yang membantah pernyataan Hotman Paris Hutapea.


Berkas Perkara Teddy Minahasa Masuk Kembali ke Kejati DKI, 1 Berkas Lagi Menyusul

2 hari lalu

Berkas Perkara Teddy Minahasa Masuk Kembali ke Kejati DKI, 1 Berkas Lagi Menyusul

Kejati DKI Jakarta telah menerima kembali berkas perkara tersangka mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Teddy Minahasa dalam kasus narkoba.


Serahkan Senjata Tajam, Warga Cipinang Deklarasi Antitawuran

2 hari lalu

Serahkan Senjata Tajam, Warga Cipinang Deklarasi Antitawuran

Warga Gang Mayong di RW 07 dan 08 Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, sepakat mendeklarasikan antitawuran.


Kejagung Jawab Tudingan Hotman Paris Soal 5 Kilogram Sabu yang Jerat Teddy Minahasa

2 hari lalu

Kejagung Jawab Tudingan Hotman Paris Soal 5 Kilogram Sabu yang Jerat Teddy Minahasa

Kejagung bantah ada lima kilogram sabu yang masih di kejaksaan wilayah Sumatera Barat.


Buronan Bareskrim di Kasus Korupsi Giki Argadiaksa Ditangkap di Tol JORR

2 hari lalu

Buronan Bareskrim di Kasus Korupsi Giki Argadiaksa Ditangkap di Tol JORR

Polantas Polda Metro Jaya mencegat dan menangkap buronan Bareskrim dalam kasus korupsi, Giki Argadiaksa, di Tol JORR


Doddy Prawiranegara Minta Jadi JC karena Diintimidasi Teddy Minahasa, LPSK: Masih Telaah

2 hari lalu

Doddy Prawiranegara Minta Jadi JC karena Diintimidasi Teddy Minahasa, LPSK: Masih Telaah

LPSK masih menelaah berkas permohonan justice collaborator dari AKBP Doddy Prawiranegara dalam kasus sabu Teddy Minahasa.


Doddy Prawiranegara Jawab Tuduhan Teddy Minahasa via Hotman Paris Soal Barang Bukti Sabu

3 hari lalu

Doddy Prawiranegara Jawab Tuduhan Teddy Minahasa via Hotman Paris Soal Barang Bukti Sabu

Pengacara Doddy Prawiranegara, Adriel Viari Purba menyatakan barang bukti narkoba yang diklaim Teddy Minahasa masih utuh tak ada kaitan dengan kasus.


Beda Keterangan Teddy Minahasa dengan Dody Prawiranegara Soal Keberadaan 5 Kg Sabu

3 hari lalu

Beda Keterangan Teddy Minahasa dengan Dody Prawiranegara Soal Keberadaan 5 Kg Sabu

Ada perbedaan versi posisi lima kilogram sabu kasus Teddy Minahasa. Dody Prawiranegara punya versi penjelasan sendiri.


Hanya Bercanda Minta Dody Jual Sabu Sitaan 5 Kg, Pengacara: Teddy Minahasa Mengada-ada

3 hari lalu

Hanya Bercanda Minta Dody Jual Sabu Sitaan 5 Kg, Pengacara: Teddy Minahasa Mengada-ada

Pengacara Dody Prawiranegara menilai Irjen Teddy Minahasa mengada-ada menyebut dirinya bercanda saat minta sisihkan sabu 5 Kg untuk dijual.