Anies Baswedan Masih Kaji Nama Pengganti Calon Wali Kota Jaksel

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Unggahan foto saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali bekerja bersama Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria di Instagram, 4 Januari 2021. Anies kembali bekerja setelah pulih dari Covid-19. Instagram/Anies Baswedan

Tempo.co, Jakarta - Gubernur DKI Anies Baswedan akan menentukan lagi calon Wali Kota Jakarta Selatan. Sebelumnya dua nama yang diajukan Anies ditolak DPRD DKI.

Wakil Gubernur atau Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria keputusan mengganti dua nama yang ditolak DPRD itu sepenuhnya tergantung Anies. "Gubernur memperhatikan banyak aspek dari integritas, kompetensi, pengalaman dan lainnya," kata Riza pada Jumat, 19 Februari 2021.

Riza meminta masyarakat menunggu. "Masih diproses," ujar Riza. Adapun dua nama calon Wali Kota Jakarta Selatan yang diusulkan itu adalah Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Aji dan Wakil Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko.

Baca juga: Dua Calon Wali Kota Jakarta Selatan Ditolak DPRD, Wagub DKI: Tidak Ujug-ujug

Riza menuturkan keputusan mengganti nama dua calon yang ditolak DPRD DKI sepenuhnya akan ditentukan Gubernur DKI Anies Baswedan. "Gubernur memperhatikan banyak aspek dari integritas, kompetensi, pengalaman dan lainnya."

Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi mengatakan kedua nama tersebut dikembalikan karena dianggap tidak layak menduduki jabatan pimpinan wilayah. Politikus PDI Perjuangan itu mencoret nama Isnawa lantaran pernah memberi keterangan yang tidak memberikan solusi saat ditanya wartawan dalam pengendalian banjir.

Saat terjadi banjir di kawasan Pejaten Timur pekan kemarin, kata dia, Isnawa justru memberikan keterangan yang dianggap tidak layak sebagai pejabat publik. Saat ditanya solusi banjir saat itu, Isnawa, kata Prestio memberikan jawaban korban banjir hanya perlu mengungsi di masjid, lalu setelah kembali ke rumah banjir sudah surut.

"Ini kan pemimpin wilayah. Ini kan tidak layak. Dari sini kami melihat ini belum layak," ujarnya. "Harusnya kan bekas (kepala dinas) LH paham banjir."

Sedangkan, Yani Wahyu diketahui punya rekam jejak yang kurang baik saat menjadi Camat Penjaringan. Saat menjadi camat, Yani diketahui pernah menodongkan senjata airsoft gun kepada kerabatnya. Namun saat itu Gubernur Basuki Tjahaja Purnama sudah menyelesaikan kasus tersebut.

Prasetio mengatakan, DPRD DKI telah menjalankan perintah Gubernur Anies Baswedan untuk menyeleksi keduanya. Hasilnya, kedua sosok tersebut memang tidak layak. "Kami kan menjalankan perintah gubernur dari dua nama itu mana yang layak. Kami anggap keduanya belum layak," ujarnya.

IMAM HAMDI






Menjelang Pilpres 2024, AHY: Kita Terus Yakinkan agar Terjadi Poros Perubahan

2 jam lalu

Menjelang Pilpres 2024, AHY: Kita Terus Yakinkan agar Terjadi Poros Perubahan

AHY mengaku intensif membangun komunikasi dengan Nasdem dan PKS agar terbentuk poros perubahan pada Pemilu 2024.


Anies Baswedan Dilaporkan ke Bawaslu, NasDem Bantah Ada Kampanye

3 jam lalu

Anies Baswedan Dilaporkan ke Bawaslu, NasDem Bantah Ada Kampanye

Anies Baswedan dilaporkan oleh warga sipil ke Bawaslu karena dianggap kampanye di tempat ibadah ketika safari politik ke Aceh beberapa hari lalu.


Pesan Heru Budi kepada 1.097 Bekas Pegawai Palyja dan Aetra: Layani dengan Senyum

9 jam lalu

Pesan Heru Budi kepada 1.097 Bekas Pegawai Palyja dan Aetra: Layani dengan Senyum

Pj Gubernur DKI Heru Budi berpesan kepada 1.097 bekas pegawai Palyja dan Aetra yang kini bekerja di PAM Jaya. Swastanisasi air Jakarta akan berakhir.


Safari Politik di Aceh, Anies Baswedan Dilaporkan ke Bawaslu

10 jam lalu

Safari Politik di Aceh, Anies Baswedan Dilaporkan ke Bawaslu

Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja, mengatakan seorang warga sipil melaporkan bakal capres NasDem Anies Baswedan, karena aksi kampanye di Aceh 2 Desember


Heru Budi Hartono Copot Marullah Matali dari Sekda, PKS: Janggal, Domainnya Presiden

11 jam lalu

Heru Budi Hartono Copot Marullah Matali dari Sekda, PKS: Janggal, Domainnya Presiden

Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta Karyatin Subiantoro mengaku kaget dengan pencopotan Marullah Matali dari posisi Sekretaris Daerah (Sekda) DKI.


Mundur dari PSI, Michael Victor Sianipar Sudah Dapat Tawaran dari Parpol Lain

1 hari lalu

Mundur dari PSI, Michael Victor Sianipar Sudah Dapat Tawaran dari Parpol Lain

Michael Sianipar mengakui ada komunikasi dengan parpol lain setelah mundur dari PSI, bahkan ada ajakan untuk bergabung dengan parpol lain.


Anies Baswedan Naik Jet Pribadi Saat Safari Politik, NasDem: Opsi yang Sangat Masuk Akal

1 hari lalu

Anies Baswedan Naik Jet Pribadi Saat Safari Politik, NasDem: Opsi yang Sangat Masuk Akal

Anies Baswedan menggunakan jet pribadi saat bersafari politik di Sumatera pada pekan lalu. Partai NasDem sebut pemimpin gunakan kendaraan terbaik.


Michael Victor Sianipar Eks PSI Jawab Soal Kedekatannya dengan Anies Baswedan

1 hari lalu

Michael Victor Sianipar Eks PSI Jawab Soal Kedekatannya dengan Anies Baswedan

Mantan Ketua DPW PSI Michael Victor Sianipar mengatakan kedekatannya dengan Anies Baswedan karena untuk menyukseskan G20 Indonesia.


PSI DKI Menyayangkan Pengunduran Diri Michael Sianipar

1 hari lalu

PSI DKI Menyayangkan Pengunduran Diri Michael Sianipar

PSI DKI menyayangkan pengunduran diri Michael Victor Sianipar. Sebab, Michael dianggap telah mencetak banyak pencapaian dan sejarah.


Heru Budi Copot Jabatan Sekda Marullah Matali, Eks Politikus Gerindra: Miris dan Prihatin

1 hari lalu

Heru Budi Copot Jabatan Sekda Marullah Matali, Eks Politikus Gerindra: Miris dan Prihatin

Anggota DPRD DKI Mohamad Taufik merasa miris dengan keputusan Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono. Jabatan Marullah Matali sebagai Sekda dicopot.