DKI Buat Program Kolaborasi Persampahan, Begini Konsepnya

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak-anak bermain di antara tumpukan sampah di Teluk Jakarta, kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu, 23 Januari 2021. Limbah medis tersebut diduga dibuang oleh masyarakat yang abai terhadap pengelolaan limbah berbahaya infeksius. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Anak-anak bermain di antara tumpukan sampah di Teluk Jakarta, kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu, 23 Januari 2021. Limbah medis tersebut diduga dibuang oleh masyarakat yang abai terhadap pengelolaan limbah berbahaya infeksius. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Tempo.co, Jakarta - Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta meluncurkan program pengelolaan sampah bernama Kolaborasi Sosial Berskala Besar atau KSBB Persampahan. Juru bicara Dinas Lingkungan Hidup DKI, Yogi Ikhsan mengatakan program tersebut merupakan platform donasi berbasis daring yang disediakan pemerintah untuk memfasilitasi warga dalam mengelola sampah.

    KSBB Persampahan difokuskan pada bantuan fasilitas pengelolaan Bank Sampah, pengelolaan sampah lingkup Rukun Warga, pengurangan sampah organik dengan Biokonversi Maggot BSF dan pengelolaan jelantah," kata Yogi melalui pesan singkat, Kamis, 4 Maret 2021.

    Platform KSBB Persampahan ini akan mempertemukan kolaborator, yakni pemberi bantuan atau pembelian bahan baku daur ulang/sampah terpilah dan Bank Sampah atau pengurus RW sebagai penerima bantuan atau penyedia bahan baku daur ulang/sampah terpilah.

    Baca juga: Anies Baswedan Luncurkan Penataan Permukiman dan Persampahan, Ini Rinciannya

    "Kemudian, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta akan menjadi fasilitator sebagai perantara dan verifikator bantuan atau pembelian hasil pengelolaan sampah."

    Platform KSBB Persampahan merupakan hasil dari kolaborasi Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta dengan Yayasan Tunasmuda Care @tcare.id. Nantinya platform KSBB Persampahan ini akan membantu kolaborator menyalurkan bantuannya.

    Dengan program ini diharapkan masyarakat dapat ikut berpartisipasi aktif memilah sampah dan mendapat manfaat baik secara ekonomi dan ekologis dari pengolahan sampah tersebut. Bagi warga yang ingin berpartisipasi bisa mengakses https://plusjakarta.com/ksbb.

    "Sampah ini bukan cuma tanggung jawab mereka yang mengurusnya di tempat pembuangan akhir, tapi tanggung jawab kita bersama."

    IMAM HAMDI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.