Mantan Preman Anton Medan Meninggal Siang Ini

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anton Medan. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Anton Medan. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Muhammad Ramdhan Efendi alias Anton Medan meninggal pada Senin siang. Kabar mantan preman yang sudah bertobat itu meninggal dibenarkan oleh Ketua Umum Persatuan Islam Tionghoa (PITI), Ipong Hembiring Putra.

    "Iya benar, sudah meninggal karena stroke," ujar Ipong singkat saat dihubungi Tempo, Senin, 15 Maret 2021. 

    Selain karena stroke, Anton Medan memiliki penyakit diabetes. Ipong menjelaskan, Anton Medan meninggal di kediamannya di kawasan Cibinong, Bogor, pada siang tadi. 

    Sebelum menghembuskan napas terakhirnya, Ipong menjelaskan mantan preman yang telah tobat itu  sempat dirawat di rumah sakit. Namun ia tak merinci lokasi dan waktunya. 

    Anton Medan yang bernama asli Tan Hok Lian memiliki catatan panjang di dunia kriminal. Salah satunya saat ia dituduh membakar seorang pengusaha pada kerusuhan 1998. 

    Baca juga: Sekretaris Kota Jakarta Utara Meninggal, Wali Kota: Suspek DBD

    Anton Medan bertobat dan masuk Islam. Dia bahkan pernah menjadi ketua organisasi Tionghoa Muslim PITI pada tahun 2012.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.