PPKM Mikro Kota Bekasi Diperpanjang hingga 19 April 2021

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Walikota Bekasi, Rahmat Effendi menunjukkan hasil vaksinasi di Rumah Sakit Darurat (RSD) Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 15 Januari 2021. Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan sebanyak 14.060 vaksin pada tahap awal untuk diberikan kepada tenaga medis yang menjadi garda terdepan menangani pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia khususnya Kota Bekasi. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro di Kota Bekasi diperpanjang hingga 19 April 2021. "Berlaku 14 hari sejak 6 April hingga 19 April mendatang," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Bekasi, Sabtu, 10 April 2021.

Perpanjangan PPKM Mikro ini tertuang dalam Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 556/460/SET.Covid-19 dalam upaya pengendalian Covid-19.

Menurut Rahmat Effendi, surat edaran itu ditujukan pada pimpinan pengelola usaha agar selalu mematuhi protokol kesehatan.

Ia meminta para pimpinan pengelola usaha untuk memperhatikan aturan dalam kebijakan PPKM Mikro ini. Terutama berkaitan dengan pembatasan jam operasional tempat usaha.

Baca juga: Efek PPKM Mikro, Masjid Istiqlal Tak Gelar Buka Puasa Bersama

"Terhadap pusat perbelanjaan, mal, toko, pasar, swalayan dan pelaku usaha perdagangan lainnya jam operasional dimulai pukul 07.00 sampai dengan 21.00 WIB dan yang memiliki izin operasional 24 jam tidak berlaku," katanya.

Seluruh tempat usaha, kata dia, diwajibkan menerapkan standar protokol kesehatan ketat mulai dari wajib masker, pembatasan kapasitas untuk jaga jarak, hingga kewajiban menyediakan fasilitas cuci tangan.

"Untuk kegiatan fasilitas umum dapat dilaksanakan dengan pembatasan kapasitas sebesar 50 persen, kegiatan seni, sosial dan budaya yang dapat menimbulkan kerumunan dapat dilaksanakan maksimal 25 persen," ucapnya.

Kemudian bagi pengelola rumah makan, restoran dan sejenisnya di luar mal, diperkenankan melayani dine in atau makan di tempat hingga pukul 21.00 WIB.

"Di atas jam tersebut hanya diperbolehkan untuk take away dan drive thru dengan jam operasional sampai pukul 23.00 WIB," ungkapnya.

PPKM Mikro juga mengatur pembatasan jam operasional bagi para pedagang kaki lima malam hari di sejumlah pasar yaitu dari pukul 21.00 WIB sampai 05.00 WIB.

"Untuk pedagang kaki lima yang berada di dalam atau luar area pasar agar menjaga jarak fisik lapak semeter sampai 1,5 meter," katanya.

Bagi pedagang yang melanggar ketentuan tersebut, Rahmat mengatakan petugas akan melakukan penindakan. "Akan dilakukan tindakan penertiban dan pengangkutan oleh Satpol PP dibantu Dinas Lingkungan Hidup dan Disdamkar Kota Bekasi," ujar dia.






Satpol PP Rajin Patroli Lokasi Prostitusi, setelah Kekerasan Seksual Timpa Remaja Putri 13 Tahun

10 hari lalu

Satpol PP Rajin Patroli Lokasi Prostitusi, setelah Kekerasan Seksual Timpa Remaja Putri 13 Tahun

Pemerintah Kota Jakarta Utara meningkatkan pengawasan tempat usaha hiburan tidak berizin dengan menggelar patroli keliling di lokasi prostitusi.


Riza Patria Jamin Penertiban PKL di Kota Tua tidak Gunakan Kekerasan

11 hari lalu

Riza Patria Jamin Penertiban PKL di Kota Tua tidak Gunakan Kekerasan

Pemprov DKI memindahkan PKL yang biasa berdagang di Kota Tua ke lokasi binaan di Taman Kota Intan


Dana Karangan Bunga Kota Bekasi Mencapai Rp 1,1 Miliar, Paling Tinggi di Jabodetabek

14 hari lalu

Dana Karangan Bunga Kota Bekasi Mencapai Rp 1,1 Miliar, Paling Tinggi di Jabodetabek

Pemerintah Kota Bekasi menetapkan anggaran karangan bunga sebesar Rp 1,1 miliar dalam APBD tahun 2022.


DKI Gandeng Tangsel dan Kota Bekasi untuk Uji Emisi Kendaraan Bermotor

18 hari lalu

DKI Gandeng Tangsel dan Kota Bekasi untuk Uji Emisi Kendaraan Bermotor

Dinas Lingkungan DKI Jakarta menggandeng Tangsel dan Kota Bekasi untuk menggelar uji emisi kendaraan bermotor.


Puluhan Bangunan Liar di Atas Lahan Irigasi di Kabupaten Bekasi Dibongkar Satpol PP

18 hari lalu

Puluhan Bangunan Liar di Atas Lahan Irigasi di Kabupaten Bekasi Dibongkar Satpol PP

Semua lapak dan bangunan liar itu dibongkar karena berdiri di atas lahan irigasi milik Perum Jasa Tirta.


Tanda-tanda Pandemi Covid-19 Berakhir, WHO Keluarkan 6 Kebijakan

20 hari lalu

Tanda-tanda Pandemi Covid-19 Berakhir, WHO Keluarkan 6 Kebijakan

Dirjen WHO menyatakan sudah ada tanda-tanda pandemi Covid-19 akan berakhir.


Satpol PP Sisir Ranjau Paku di Matraman Setelah Laporan Warga di JAKI

21 hari lalu

Satpol PP Sisir Ranjau Paku di Matraman Setelah Laporan Warga di JAKI

Satpol PP Utan Kayu Utara menyisir ranjau paku di Jalan Ahmad Yani Matraman setelah ada laporan warga di JAKI.


Pandemi Covid-19 Belum Usai, Tetap Tegakkan Protokol Kesehatan

22 hari lalu

Pandemi Covid-19 Belum Usai, Tetap Tegakkan Protokol Kesehatan

Pakar epidemiologi mengimbau masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan karena pandemi COVID-19 belum berakhir.


Rahmat Effendi Dituntut 9,5 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar

22 hari lalu

Rahmat Effendi Dituntut 9,5 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar

Jaksa KPK juga menuntut Wali Kota Bekasi non aktif Rahmat Effendi membayar uang pengganti Rp 8 miliar.


Satpol PP Jaga Pedestrian Kota Tua Jakarta Setelah Banyak Pengendara Motor Jatuh Terpeleset

26 hari lalu

Satpol PP Jaga Pedestrian Kota Tua Jakarta Setelah Banyak Pengendara Motor Jatuh Terpeleset

Sejumlah personel Satpol PP berjaga-jaga di lokasi jalur pedestrian Kota Tua Jakarta setelah viral video pengendara motor jatuh terpeleset.