Alasan Hendak Menikah, Pemudik Ini Diizinkan Melanjutkan Perjalanan ke Pemalang

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian menertibkan pemudik motor yang berhenti di pinggir ruas jalan setelah diputar balik di jalur pantura Karawang, Jawa Barat, Senin, 10 Mei 2021. Penertiban tersebut dilakukan guna mencegah kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar

    Petugas kepolisian menertibkan pemudik motor yang berhenti di pinggir ruas jalan setelah diputar balik di jalur pantura Karawang, Jawa Barat, Senin, 10 Mei 2021. Penertiban tersebut dilakukan guna mencegah kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pemudik terjaring razia penyekatan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Namun, ia akhirnya lolos setelah memohon kepada petugas untuk dibolehkan ke kampung halamannya di Pemalang, Jawa Tengah dengan alasan hendak menikah.

    Aji, 26 tahun, mengatakan dirinya akan menikah pada 21 Mei 2021. "Saya mau mudik ke Pemalang, karena saya mau menikah. Insya Allah akad nikahnya tanggal 21 Mei 2021," ujar dia.

    Petugas pun mengabulkan permintaannya. Tapi ia harus menjalani tes rapid antigen terlebih dulu di Posko Penyekatan Tanjungpura, Karawang pada Ahad, 9 Mei 2021.

    Setelah hasil tes diketahui negatif, Aji pun diloloskan untuk pulang kampung.

    Pos penyekatan Tanjung Pura selama empat hari diberlakukannya larangan mudik ini telah melakukan tes rapid antigen kepada para pemudik yang terjaring razia.

    Baca juga: Patroli Laut Cegah Pemudik yang Hendak Pulang Kampung Naik Kapal Kayu


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Aman Berkendara dan Beraktivitas di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

    Jika harus keluar rumah, masyarakat wajib waspada dan melindungi diri dari Covid-19. Simak tips aman berkendara saat kasus Covid-19 merajalela.