Lockdown Mikro di RT 03/RW 03 Cilangkap Diperpanjang, Ini Kata Camat Cipayung

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Suasana sepi dilokasi isolasi mandiri di lingkungan RT03/RW03 Kelurahan Cilangkap, Cipayung, Jakarta, Selasa 25 Mei 2021. Kasus Covid-19 di RT 003 RW 003 Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, bertambah. TEMPO/Subekti.

    Suasana sepi dilokasi isolasi mandiri di lingkungan RT03/RW03 Kelurahan Cilangkap, Cipayung, Jakarta, Selasa 25 Mei 2021. Kasus Covid-19 di RT 003 RW 003 Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, bertambah. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta -  Satgas Penanggulangan Covid-19 Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, memperpanjang pemberlakuan lockdown mikro di RT 03/RW 03 Cilangkap, Cipayung. Perpanjangan lockdown mikro atau karantina mikro itu berlaku hingga 14 Juni 2021. 
     
    Camat Cipayung Fajar Eko Satrio mengatakan keputusan memperpanjang masa lockdown ini diambil karena masih ada 90 orang yang berstatus positif Covid-19.

    "Tingginya angka kasus aktif Covid-19 ini yang jadi salah satu pertimbangan micro lockdown diperpanjang," kata Fajar, Rabu, 2 Juni 2021.

     
    Pada perpanjangan masa micro lockdown, isolasi mandiri dan pembatasan aktivitas warga RT 03/RW 03 Cilangkap masih diterapkan. Warga yang sudah dinyatakan sembuh juga diwajibkan melanjutkan isolasi mandiri di rumah guna mencegah penularan.
     
    "Dapur umum untuk memasok kebutuhan makanan warga yang isolasi mandiri juga masih dibuka," katanya.
     
    Sebelumnya, Ketua RW 03 Rosiadi mengatakan, ada 104 warganya yang dinyatakan positif Covid-19. Belakangan Fajar mengklarifikasi bahwa total warga yang terdata positif Covid-19 di RT 03/RW 03 Cilangkap ini berjumlah 111 orang. 
     
    "Untuk total kasus terkonfirmasi Covid-19 di RT 003 RW 003 Kelurahan Cilangkap sampai tanggal 31 Mei 2021 sebanyak 111 kasus. Sudah ada yang sembuh sehingga total kasus aktif Covid-19 sekarang 90," ujarnya.

    Baca juga: Satu RT di Bambu Apus Jadi Zona Merah Covid-19 Tapi Belum Lockdown Mikro

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Semeru: Fakta dan Data...

    Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanis pada 4 Desember 2021. Erupsi Semeru kali ini diduga akibat curah hujan tinggi dan sejumlah faktor.