Kronologi Penangkapan Pelaku Penembakan Remaja di Taman Sari Saat Pesta Miras

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penembakan. AP/Brennan Linsley

    Ilustrasi penembakan. AP/Brennan Linsley

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi menemukan senjata api yang digunakan oleh pelaku berinisial JP dalam kasus penembakan di Taman Sari, Jakarta Barat. Akibat penembakan itu, korban bernama Moch Idris Saputra kini kritis di RSCM. 

    Senjata api itu ditemukan saat JP diciduk polisi di Tebet. "Satu senjata yang sudah diakui oleh pelaku utama, memang itu yang digunakan, senjata revolver," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Taman Sari Ajun Komisaris Lalu Musti Ali saat dikonfirmasi, Rabu, 23 Juni 2021.

    Selain revolver, polisi juga menemukan berbagai senjata tajam dan airsoft gun.

    Lalu Musti mengatakan, JP bersama 9 orang lain ditangkap di kawasan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan. Seluruh orang yang ditangkap ada di lokasi saat penembakan berlangsung.

    ADVERTISEMENT

    "Mereka ditangkap beberapa jam usai kejadian," kata Lalu Musti.

    Kapolres Taman Sari itu menyampaikan kronologi penangkapan pelaku setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara. Ketika memeriksa rekaman CCTV, ada warga yang mengenali satu dari kesepuluh orang yang terekam video. Polisi lantas mendapatkan alamat di Bukit Duri itu.

    "Makanya kita ke sana. Rupanya mereka semua habis kejadian di Taman Sari itu, di situ semua," kata Lalu.

    Penembakan terhadap Idris Saputra terjadi di Jalan Mangga Besar VI D, Taman Sari, Jakarta Barat, kemarin. Pemuda 18 tahun tersebut diduga menerima timah panas setelah menegur pelaku yang menggelar pesta miras.

    Baca juga: Kasus Penembakan di Taman Sari, Polisi Tangkap 2 Perempuan dan 8 Pria


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.