Tangerang Darurat Covid-19 Stadion Mini Ditutup, Bupati: Olahraga di Rumah Saja

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang relawan mendata pasien di rumah karantina COVID-19, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, Ahad, 12 Juli 2020. Penutupan ini juga bertujuan untuk menghemat anggaran COVID-19. ANTARA/Fauzan

    Seorang relawan mendata pasien di rumah karantina COVID-19, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, Ahad, 12 Juli 2020. Penutupan ini juga bertujuan untuk menghemat anggaran COVID-19. ANTARA/Fauzan

    TEMPO.CO, Tangerang - Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menutup seluruh stadion mini yang berada di setiap kecamatan dan Sport Center untuk mencegah penyebaran Covid-19.  

    Berdasarkan website resmi Pemerintah Kabupaten Tangerang Covid-19.tangerangkab.go.id jumlah kasus konfirmasi positif per 23 Juni 2021 tercatat 12.037 kasus atau bertambah 109 orang. Adapun angka kematian Covid-19 sepanjang 2021 sudah 438 jenazah, yang dimakamkan di TPU Buniayu Sukamulya.

    Untuk menghentikan penyebaran Covid-19 meluas Bupati Tangerang menutup fasilitas umum yang berpotensi menimbulkan kerumunan. 

    "Pandemi Covid-19 terus meningkat, untuk itu kegiatan masyarakat kami batasi dan memberlakukan PPKM mikro secara ketat di setiap desa dan kelurahan. Stadion mini ditutup sementara, olahraga di rumah saja," kata Zaki di Tangerang, Kamis 24 Juni 2021.

    Bupati pun sudah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 443.2/2262-Tapem/2021 kepada para camat se-Kabupaten Tangerang perihal penutupan sementara Stadion Mini dan Sport Center. Penutupan dilakukan terhitung 22 Juni hingga 5 Juli 2021.

    Ketua Asosiasi PSSI Kabupaten Tangerang Daniel Ramdani mendukung penutupan sementara stadion mini di setiap kecamatan. Daniel meminta agar masyarakat menahan diri untuk  tidak bermain sepak bola sementara waktu.

    Penutupan sementara juga masih berlaku untuk tempat wisata Pantai Pasir Putih (PIK 2), Kecamatan Kosambi. Pelaksana tugas Camat Kosambi Cikwi R Inton mengatakan pantauan pada Rabu 23 Juni 2021, PIK 2 sepi pengunjung. 

    "Begitu surat edaran bupati keluar, kami langsung bergerak cepat untuk memperketat penjagaan agar tidak ada pengunjung yang bisa masuk ke kawasan pantai," kata Inton.

    Petugas Kecamatan Kosambi bersama pengelola PIK 2 juga sudah melakukan penutupan sejak diberlakukan Penutupan Sementara Destinasi Wisata Dampak Libur Hari Raya Idul Fitri Tahun 2021 di Provinsi Banten. Satpol PP Kecamatan Kosambi juga sering melakukan patroli dan razia protokol kesehatan pengunjung PIK 2.

    "Senin sampai Jumat patroli, Sabtu dan Minggu razia prokes. Jika ada pengunjung, Satpol PP kami sudah menghadang di jembatan garis perbatasan Banten-Jakarta," kata Inton.

    Pengunjung PIK 2 umumnya berasal dari luar Kabupaten Tangerang.

    Surat Edaran Bupati Tangerang itu juga berlaku untuk Pembatasan Jam Operasional Pusat Perbelanjaan, Bioskop, Arena Bermain Anak, Tempat Wisata, Toko Modern, Pertokoan dan Rumah Makan.

    #Cucitangan
    #Pakaimasker
    #Jagajarak

    AYU CIPTA

    Baca juga: Angka Kematian Covid-19 Kabupaten Tangerang Melonjak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.