Anies Baswedan Ajak Masyarakat Aktif Datangi Sentra Vaksinasi Covid-19

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Anies Baswedan saat meninjau program Serbuan Vaksinasi di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Ahad, 11 Juli 2021. Dok: Humas Pemprov DKI

    Gubernur Anies Baswedan saat meninjau program Serbuan Vaksinasi di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Ahad, 11 Juli 2021. Dok: Humas Pemprov DKI

    TEMPO.CO, Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau program Serbuan Vaksinasi pada  Ahad, 11 Juli 2021, digelar di Hall C1 JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Program yang digelar hari ini itu merupakan hasil kolaborasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI dan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi).

    Anies mengajak warga aktif mendatangi sentra vaksinasi Covid-19 untuk mengejar target 8,8 juta warga DKI tervaksinasi pada akhir Agustus mendatang. “Kita ingin memastikan proses berjalan lancar. Kami ingin ajak seluruh masyarakat untuk mengambil peran aktif dan daftar lewat JAKI, kemudian bisa pilih tempat dan waktunya,” kata Anies dalam keterangan tertulisnya siang ini. 

    Program Serbuan Vaksinasi di JIExpo Kemayoran diselenggarakan dari 26 Juni hingga 9 Juli 2021 dengan target 10 ribu orang per hari. Namun, lantaran animo masyarakat tinggi, pihak penyelenggara menambah waktu pelaksanaan hingga 11 Juli 2021. 

    Anies mengatakan saat ini sudah 5,4 juta warga DKI Jakarta yang mendapatkan vaksin Covid-19. Menurut dia, vaksinasi di Ibu Kota masih harus digenjot lagi. Pemerintah Provinsi pun melakukan berbagai upaya jemput bola, salah satunya dengan program mobil vaksin keliling. 

    Menurut Anies, sejauh ini program vaksinasi Covid-19 di Jakarta masih sesuai rencana. “Bahkan kita jemput bola dengan mobil vaksin keliling dan mereka akan mengerjakan di tempat2 yang secara infrastruktur memungkinkan untuk mobil dan sasarannya kepada masyarakat yang mungkin tidak bisa menjangkau ke tempat-tempat vaksin massal seperti di tempat ini, supaya dekat,” tutur dia. 

    Anies Baswedan mengatakan setidaknya ada dua hal yang mempengaruhi warga DKI untuk segera divaksin. Pertama adalah angka lonjakan Covid-19 yang belakangan tinggi sehingga membuat masyarakat perlu melindungi diri masing-masing. Kedua, kata Anies, semakin banyak keluarga dan tetangga mereka yang sudah divaksin. “Sehingga ada contoh-contohnya di sekitarnya dan itu akan sangat berpengaruh untuk orang mau disuntik vaksin, karena mereka lihat keluarga tetangganya ikut vaksinasi,” ucap Anies.

    ADAM PRIREZA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.