Update Corona Jakarta, Ditemukan 6.213 Kasus Covid-19 Baru Hari Ini

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tenaga medis memeriksa tabung oksigen untuk digunakan sebagai alat bantu pernapasan bagi pasien Covid-19 di ruang ICU RSUD Kramat Jati, Jakarta, Kamis, 8 Juli 2021. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Tenaga medis memeriksa tabung oksigen untuk digunakan sebagai alat bantu pernapasan bagi pasien Covid-19 di ruang ICU RSUD Kramat Jati, Jakarta, Kamis, 8 Juli 2021. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Kesehatan DKI Jakarta menemukan 6.213 kasus Covid-19 baru hari ini. Angka itu diperoleh dari tes PCR kepada 27.199 orang untuk mendiagnosis kasus Covid-19 baru pada hari ini.

    "Hasilnya 6.213 positif dan 20.986 negatif," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 20 Juli 2021.

    Sebanyak 6.631 orang juga mengikuti tes antigen hari ini. Hasilnya, 641 positif dan 5.990 negatif. Namun, hasil tes antigen positif itu tidak masuk dalam total hasil tes positif Covid-19 karena harus dikonfirmasi ulang melalui tes PCR.

    Dwi mengatakan jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 6.123 kasus. Sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini adalah 94.673 orang, baik yang masih dirawat atau isolasi. Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 757.525 kasus.

    Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat positivity rate dalam sepekan terakhir 34,8 persen. Sedangkan positivity rate total 15,2 persen.  

    Dari jumlah total kasus Covid-19 itu, orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 652.242 dengan tingkat kesembuhan 86,1 persen. Sementara total orang yang meninggal adalah 10.610. "Dengan tingkat kematian 1,4 persen," kata Dwi.

    Baca juga: Kasus Covid-19 Baru di Jakarta Hari Ini Turun Drastis, Cuma 5 Ribu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.