Menurun, Hari Ini Ditemukan 3.845 Kasus Covid-19 Baru di Jakarta

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melintas di depan toko makanan yang tutup saat perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kawasan Blok M, Jakarta, Rabu, 21 Juli 2021. Pemerintah secara resmi tidak lagi menggunakan istilah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.  TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Warga melintas di depan toko makanan yang tutup saat perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kawasan Blok M, Jakarta, Rabu, 21 Juli 2021. Pemerintah secara resmi tidak lagi menggunakan istilah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    JAKARTA- Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan pada hari ini, Kamis, 29 Juli 2021, ditemukan 3.845 kasus Covid-19 baru.

    Meski turun jika dibandingkan kemarin, Rabu, 28 Juli 2021, Dwi mengatakan kasus positif Covid-19 di Jakarta masih bersifat fluktuatif.

    Sementara itu, jumlah kasus Covid-19 aktif di Ibu Kota kini kembali turun 7.751 kasus. "Jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 27.466 orang yang masih dirawat atau isolasi," kata Dwi dalam keterangan tertulisnya.

    Penurunan angka juga terjadi pada besaran persentase kasus positif Covid-19 atau positivity rate.

    Selama sepekan ke belakang, positivity rate di Jakarta tercatat sebesar 19,1 persen, sedangkan secara keseluruhan 15,3 persen.

    Meski begitu, jumlah itu masih berada di atas standar yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. Organisasi itu menetapkan bahwa positivity rate tak boleh lebih dari 5 persen.

    Adapun selama pandemi, Dinas Kesehatan DKI mencatat sudah ditemukan 807.872 kasus Covid-19 di Jakarta. Dari jumlah itu, sebanyak 768.562 orang telah dinyatakan sembuh dengan tingkat kesembuhan 95,1 persen, sedangkan 11.844 orang lainnya meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,5 persen. "Tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7 persen," kata Dwi.

    Baca juga: Positif Corona DKI Rabu Naik, Kasus Covid-19 Aktif Terbanyak di Duren Sawit
    #Cucitangan
    #Pakaimasker
    #Jagajarak

    ADAM PRIREZA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.