Anies Baswedan: Positif Covid-19 Turun dari Ratusan ke Belasan Ribu karena PPKM

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Anies Baswedan dalam acara penyerahan tabung oksigen oleh Polda Metro Jaya di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Selasa, 27 Juli 2021. Tempo/Adam Prireza

    Gubernur Anies Baswedan dalam acara penyerahan tabung oksigen oleh Polda Metro Jaya di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Selasa, 27 Juli 2021. Tempo/Adam Prireza

    Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan PPKM Darurat dan Level 4 sejak awal Juli 2021 telah menurunkan angka kasus positif Covid-19 harian secara drastis. "Pada 16 Juli di Jakarta ada 113 ribu kasus. Hari ini, akhir Juli 17 ribu," kata Anies di Polda Metro Jaya, Ahad, 1 Agustus 2021.

    Menurut Anies penurunan kasus aktif hingga seratus ribuan adalah bukti konkret efektivitas pembatasan warga melalui mekanisme PPKM. Walau begitu, dia mengimbau warga tidak kendor menjaga protokol kesehatan.

    Rasa aman itu baru bisa datang jika angka positivity rate di bawah 5 persen. Walau angkanya menurun selama PPKM, positivity rate di DKI Jakarta hingga saat ini masih berada di kisaran 15 persen.

    PPKM, kata Anies Baswedan, juga membuahkan hasil dari sisi persentase keterisian tempat tidur rumah sakit atau bed occupancy ratio (BOR). Pada pertengahan Juli 2021, tingkat keterisian mencapai 95 persen.

    Saat ini angkanya sudah menurun menjadi 70 persen. "Aman bila di bawah 60 persen." Sehingga, meski angka kasus positif Covid-19 turun, ada indikator aman lainnya yang harus dipenuhi.

    Baca:  Kasus Covid-19 Jakarta Hari Ini Tercatat 3.327


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.